Thursday, October 8, 2026
HomeBeritaEmpat ABK MT Honour-25 Pulang ke Tanah Air, Pemerintah Pastikan Pemulihan Kesehatan

Empat ABK MT Honour-25 Pulang ke Tanah Air, Pemerintah Pastikan Pemulihan Kesehatan

MEDIAAKU.COM – Pemerintah memastikan perlindungan serta pemulihan kesehatan bagi empat Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penyanderaan perompak di Somalia. Keempatnya merupakan Anak Buah Kapal (ABK) MT Honour-25 yang akhirnya berhasil kembali ke Indonesia setelah menjalani penyanderaan selama lebih dari lima bulan.

Melansir laman KemenkoPMK, Kamis (8/10/2026) Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menyambut langsung kepulangan keempat WNI tersebut di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Sugiono menyampaikan rasa syukur karena para ABK dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat dan bertemu kembali dengan keluarga setelah melalui masa penyanderaan yang panjang.

Setibanya di Indonesia, pemerintah langsung memperhatikan kondisi fisik dan psikologis para korban. Salah seorang ABK bahkan terlihat harus menggunakan kursi roda saat tiba di bandara.

Menko PMK menegaskan bahwa penanganan pemerintah tidak berhenti setelah para korban berhasil dievakuasi. Kementerian dan lembaga terkait akan dikerahkan untuk memastikan mereka mendapatkan perawatan kesehatan serta pendampingan hingga proses pemulihan berjalan dengan baik.

Keempat WNI tersebut adalah Ashari Samadikun dari Gowa, Adi Faizal dari Bulukumba, Wahudinanto dari Pemalang, dan Fiki Mutakin dari Bogor. Mereka merupakan bagian dari 17 ABK MT Honour-25 yang sebelumnya dibajak di sekitar perairan Hafun, Somalia.

Pemulangan keempat ABK tersebut menjadi hasil kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah melalui jalur diplomasi dan koordinasi lintas kementerian serta lembaga.

Sugiono turut mengapresiasi pihak-pihak yang berperan dalam proses pembebasan hingga pemulangan para korban. Apresiasi disampaikan kepada Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, Komisi I DPR RI, KBRI Nairobi, serta seluruh unsur yang terlibat.

Pemerintah berharap setelah kembali ke Tanah Air, para korban dapat menjalani proses pemulihan secara optimal sehingga kondisi kesehatan fisik maupun psikologis mereka berangsur membaik dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular