Wednesday, May 20, 2026
HomeEkonomiAirlangga dan Menlu Belarus Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi Strategis

Airlangga dan Menlu Belarus Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi Strategis

MEDIAAKU.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Belarus Maxim Ryzhenkov di Minsk belum lama ini. Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Belarus sekaligus mempersiapkan kunjungan kenegaraan Presiden Belarus ke Indonesia.

Melansir laman Kemenko Perekonomian, Rabu (20/5/2026) Dalam pembahasan itu, kedua negara menyoroti sejumlah agenda strategis yang akan menjadi fokus saat kunjungan Presiden Belarus Alexander Lukashenko ke Indonesia. Salah satu topik utama yakni penyusunan Roadmap Kerja Sama Indonesia-Belarus yang dirancang sebagai panduan pengembangan hubungan bilateral di berbagai sektor.

Dokumen tersebut nantinya akan memuat arah kerja sama yang lebih terukur, mulai dari perdagangan, investasi, sosial budaya, hingga bidang kemanusiaan. Kedua pihak berharap roadmap tersebut mampu menghasilkan kerja sama yang lebih konkret dan berdampak langsung bagi kedua negara.

Selain itu, Indonesia dan Belarus juga membahas rencana pembukaan jalur penerbangan langsung guna mempermudah konektivitas antarnegara. Perkembangan pembicaraan terkait penerbangan ini akan turut menjadi bagian dari agenda kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia.

Kerja sama di bidang visa turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Kedua negara menilai kemudahan akses perjalanan dapat mendorong peningkatan jumlah wisatawan dan aktivitas bisnis. Dalam mendukung hubungan bilateral yang semakin erat, pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Minsk juga dibahas secara intensif.

Pada sektor industri strategis, kedua negara mendorong kolaborasi di bidang kendaraan listrik, semikonduktor, dan pasokan pupuk potash dari Belarus yang dikenal memiliki cadangan besar. Kerja sama tersebut dinilai sejalan dengan upaya Indonesia memperkuat hilirisasi industri dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Di bidang perdagangan, kedua pihak membahas perkembangan ratifikasi Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA). Menlu Belarus menyampaikan bahwa parlemen negaranya telah meratifikasi perjanjian tersebut dan saat ini tinggal menunggu penandatanganan Presiden Belarus.

Sementara itu, Menko Airlangga menjelaskan bahwa Indonesia menargetkan proses ratifikasi dapat diselesaikan pada paruh kedua tahun 2026.Tidak hanya fokus pada ekonomi, kedua negara juga membahas peluang pengiriman pelajar dan tenaga profesional Indonesia ke berbagai institusi pendidikan dan kesehatan di Belarus.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama pada sektor kesehatan dan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang menjadi prioritas pemerintah Indonesia saat ini.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular