MEDIAAKU.COM – Anjing sering dianggap sebagai hewan yang sangat peka terhadap manusia. Banyak pemilik merasa anjingnya mengetahui ketika mereka sedang bahagia, sedih, takut, atau marah.Anggapan tersebut ternyata memiliki dasar ilmiah.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anjing mampu menangkap sejumlah isyarat emosional manusia melalui wajah, suara, bahasa tubuh, bahkan kemungkinan melalui perubahan aroma tubuh.Penelitian Natalia Albuquerque dan rekan-rekannya yang diterbitkan dalam “Biology Letters” menunjukkan bahwa anjing dapat menggabungkan informasi dari wajah dan suara manusia.
Dalam penelitian tersebut, anjing lebih memperhatikan wajah yang ekspresinya sesuai dengan suara yang mereka dengar, misalnya ekspresi bahagia dengan suara bernada positif atau ekspresi marah dengan suara bernada negatif.Temuan ini menunjukkan kemampuan anjing membedakan dan mengintegrasikan informasi emosional dari manusia.
Ahli perilaku anjing Alexandra Horowitz, melalui bukunya “Inside of a Dog: What Dogs See, Smell, and Know”, menjelaskan bahwa dunia anjing sangat bergantung pada kemampuan sensoriknya, terutama penciuman. Karena itu, anjing tidak hanya mengandalkan apa yang dilihat manusia sebagai tanda emosi.
Perubahan perilaku, suara, gerakan tubuh, dan aroma yang menyertai keadaan emosional pemilik juga dapat menjadi informasi bagi mereka.Penelitian lain yang melibatkan pemilik anjing dalam kondisi emosi nyata menemukan bahwa perilaku anjing dapat berubah mengikuti keadaan emosional pemilik.
Ketika pemilik berada dalam keadaan sedih, misalnya, anjing menunjukkan pola interaksi yang berbeda dibandingkan ketika pemilik merasa bahagia. Namun, para peneliti menekankan bahwa kemampuan mengenali emosi tidak otomatis berarti anjing memiliki empati yang sama seperti manusia.
Jadi, apakah anjing dapat mengenali emosi pemiliknya? Ya, bukti penelitian menunjukkan bahwa anjing mampu mengenali berbagai petunjuk emosional manusia, meskipun cara mereka memahami emosi tentu tidak sama dengan manusia.
Hubungan yang baik dengan hewan dibangun melalui perhatian, kasih sayang, dan komunikasi yang konsisten. Anjing mungkin tidak memahami kata-kata kita sepenuhnya, tetapi mereka dapat menangkap banyak hal dari sikap dan perilaku kita.
Karena itu, memperlakukan hewan dengan lembut bukan hanya menunjukkan kepedulian kepada mereka, tetapi juga mencerminkan kualitas hubungan kita dengan makhluk hidup lainnya.(*/janu)

