MEDIAAKU.COM – Common Tailorbird (Orthotomus sutorius) merupakan burung kecil yang menarik perhatian karena memiliki kebiasaan membuat sarang dengan cara yang menyerupai kegiatan menjahit.
Burung ini termasuk keluarga Cisticolidae dan banyak ditemukan di kawasan Asia Selatan hingga Asia Tenggara.Habitatnya cukup beragam, mulai dari taman, kebun, semak belukar, tepi hutan, hingga lingkungan yang dekat dengan permukiman manusia.
Menurut ahli burung Salim Ali dalam bukunya “The Book of Indian Birds”, Common Tailorbird dikenal sebagai burung kecil berwarna hijau zaitun pada bagian atas tubuh, dengan bagian bawah yang lebih pucat dan mahkota kepala berwarna kemerahan.
Salah satu cirinya adalah ekornya yang sering ditegakkan ke atas. Ali juga mencatat bahwa burung ini dapat ditemukan di semak-semak maupun taman di lingkungan perkotaan.Keunikan paling terkenal dari Common Tailorbird terdapat pada cara membuat sarangnya.
Burung ini memanfaatkan daun sebagai bagian dari struktur sarang. Tepi beberapa daun dilubangi kemudian disatukan menggunakan serat tumbuhan atau bahan seperti sutra laba-laba. Dengan cara tersebut, daun berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi sarang yang berada di dalamnya.
Tailorbird dikenal sebagai burung yang relatif mudah ditemukan, tetapi sering bersembunyi di antara dedaunan.Suaranya yang nyaring justru sering membuat keberadaannya diketahui sebelum tubuhnya terlihat.
Makanan Common Tailorbird terutama berupa serangga kecil dan berbagai organisme berukuran kecil yang ditemukan di antara tumbuhan.Burung ini juga dapat mengonsumsi nektar. Keberadaannya di taman dan kebun menunjukkan bahwa lingkungan hijau di sekitar manusia dapat menjadi habitat penting bagi satwa liar.
Alam menyimpan banyak keajaiban yang sering luput dari perhatian manusia. Kemampuannya menyatukan daun untuk membuat sarang bukan hanya memperlihatkan keterampilan, tetapi juga kecerdikan dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan.
Dari burung kecil ini, kita dapat belajar bahwa setiap makhluk hidup memiliki keunikan dan perannya masing-masing dalam menjaga keseimbangan alam. Karena itu, menjaga pepohonan, habitat, dan lingkungan tempat burung hidup merupakan bentuk tanggung jawab kita untuk mempertahankan keanekaragaman hayati agar tetap lestari bagi generasi mendatang.(*/janu)

