MEDIAAKU.COM – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) turut memeriahkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara dalam rangka perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Melansir laman Kemdiktisaintek, Selasa (18/8/2026) Karnaval diawali penampilan Genderang Suling Canka Praditya Wiratama Universitas Pertahanan (Unhan), kemudian dilanjutkan parade kendaraan hias dari berbagai kementerian dan lembaga. Setiap kendaraan menampilkan program serta prioritas pemerintah kepada masyarakat.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan, jajaran pejabat Kemdiktisaintek, serta mahasiswa berprestasi turut berada di kendaraan hias kementerian.
Mengusung tema “Semangat Menuju Perguruan Tinggi Kelas Dunia”, kendaraan hias Kemdiktisaintek didominasi warna biru. Tema tersebut menggambarkan komitmen pemerintah untuk membangun pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang inklusif, adaptif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sejumlah program prioritas turut diperkenalkan, di antaranya Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) untuk memperluas kesempatan masyarakat mengakses pendidikan tinggi, Sekolah Unggul Garuda untuk mempersiapkan talenta unggul, serta hilirisasi riset dan gerakan dosen serta mahasiswa berdampak.
Saat rombongan melewati mimbar kehormatan, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran turut berdiri memberikan apresiasi. Parade kemudian bergerak dari kawasan Monas melewati Jalan M.H. Thamrin dan Bundaran Hotel Indonesia hingga berakhir di kawasan Dukuh Atas.Selain parade kendaraan hias, perayaan juga dimeriahkan pertunjukan musik, kuliner UMKM, atraksi drone, hingga pesta kembang api.
Keikutsertaan Kemdiktisaintek menjadi momentum untuk memperkenalkan peran pendidikan tinggi, sains, dan teknologi kepada masyarakat. Semangat menuju perguruan tinggi kelas dunia diharapkan semakin memperkuat pengembangan talenta, riset, dan inovasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.(*/Stephany)

