MEDIAAKU.COM – Warna merah memiliki posisi yang sangat istimewa dalam budaya Tiongkok.Sejak ribuan tahun lalu, merah telah menjadi simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan dari hal-hal buruk.
Dalam catatan sejarah awal, penggunaan warna merah sudah terlihat sejak masa Dinasti Zhou, ketika warna ini digunakan dalam upacara ritual dan pakaian bangsawan sebagai lambang kekuasaan serta keharmonisan kosmis.
Menurut pemikiran Confucius, warna dan simbol memiliki peran penting dalam menjaga tatanan sosial dan moral. Meskipun ia tidak secara khusus menulis tentang warna merah, ajarannya tentang harmoni dan keteraturan memperkuat penggunaan warna-warna simbolik, termasuk merah, dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Tiongkok. Hal ini kemudian berkembang menjadi tradisi yang terus diwariskan.
Dalam buku “The Chinese Mind”, dijelaskan bahwa warna merah sering dikaitkan dengan unsur api dalam filsafat lima elemen (Wu Xing). Api melambangkan energi, kehidupan, dan transformasi. Oleh karena itu, merah menjadi warna yang dipercaya mampu mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan.
Tradisi ini masih terlihat jelas dalam perayaan Tahun Baru Imlek, di mana rumah-rumah dihiasi lampion merah dan amplop merah (hongbao) dibagikan sebagai simbol doa dan harapan baik.
Sejarawan budaya Tiongkok, Feng Youlan, dalam karyanya “A Short History of Chinese Philosophy” menjelaskan bahwa simbolisme warna dalam budaya Tiongkok tidak terlepas dari pandangan kosmologis masyarakatnya. Warna merah tidak hanya bermakna estetis, tetapi juga spiritual dan filosofis. Ia mencerminkan keseimbangan antara manusia dan alam semesta.
Selain itu, legenda kuno tentang monster Nian juga memperkuat makna warna merah. Dikisahkan bahwa makhluk tersebut takut pada warna merah, suara keras, dan api. Dari sinilah tradisi penggunaan warna merah dalam perayaan lahir sebagai bentuk perlindungan simbolis.
Hingga kini, warna merah tetap menjadi bagian penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Tiongkok, mulai dari pernikahan, festival, hingga dekorasi rumah. Maknanya tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkembang mengikuti zaman.
Warna merah dalam budaya Tiongkok mengajarkan bahwa simbol sederhana dapat memiliki makna yang sangat dalam. Ia bukan sekadar warna, melainkan representasi harapan, perlindungan, dan kebahagiaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.(*/janu)

