MEDIAAKU.COM – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan program Desa Bersih dari Narkoba (Desa Bersinar). Ia menyampaikan bahwa keberhasilan gerakan tersebut tidak dapat dicapai tanpa keterlibatan aktif pemerintah daerah, aparat, serta masyarakat hingga tingkat desa.
Melansir laman Kemendespdt, Sabtu (14/2/2026) Dalam Deklarasi Jawa Timur Bersih dari Narkoba (Bersinar) yang digelar di Balai Budaya Jawa Timur belum lama ini, Yandri mendorong Jawa Timur agar menjadi contoh nasional dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, ancaman narkoba telah menggerogoti berbagai aspek kehidupan, mulai dari ideologi, sosial, budaya, ekonomi, hingga pertahanan negara.
Ia mengingatkan bahwa peredaran narkoba kerap berlangsung secara tersembunyi dan terorganisir dengan rapi, sehingga masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Yandri menilai langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah dampak terjadi. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk bergerak nyata bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota.
Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Yandri menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan kerja kolektif, bukan aksi individu. Konsep “Super Team” dinilai menjadi kunci, sebab perlawanan terhadap narkoba harus dilakukan secara bersama-sama dan terkoordinasi.
Ia juga meminta dukungan penuh dari para bupati, wali kota, kepala desa, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat agar aktif mengawasi lingkungan masing-masing. Pengawasan dimulai dari keluarga, lingkungan RT/RW, desa, hingga tingkat kabupaten dan provinsi dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika.
Yandri turut mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menggerakkan program Desa Bersinar sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045 yang bebas narkoba. Ia berharap gerakan ini tidak berhenti pada deklarasi semata, melainkan diwujudkan melalui langkah konkret dan pengawasan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional, Suyudi Ario Seto, memberikan penghargaan kepada Yandri atas komitmennya dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Acara itu juga dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Anggota DPD RI Lia Istifhama, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur. (*/Stephany)

