MEDIAAKU.COM – Plastik merupakan salah satu penemuan penting yang sangat memengaruhi kehidupan manusia modern. Hampir semua aspek kehidupan saat ini tidak lepas dari penggunaan plastik, mulai dari peralatan rumah tangga, kemasan makanan, hingga alat kesehatan.
Namun, di balik manfaatnya yang besar, plastik memiliki sejarah panjang yang perlu dipahami agar manusia lebih bijak dalam menggunakannya.
Sejarah plastik bermula pada pertengahan abad ke-19. Menurut Fenichell dalam bukunya “Plastic: The Making of a Synthetic Century”, plastik pertama kali dikembangkan sebagai solusi untuk mengatasi kelangkaan bahan alami seperti gading dan karet.
Pada tahun 1869, John Wesley Hyatt berhasil menciptakan seluloid, bahan semi-sintetis yang dianggap sebagai cikal bakal plastik modern. Penemuan ini bertujuan untuk menggantikan gading pada pembuatan bola biliar dan barang konsumsi lainnya.
Perkembangan plastik semakin pesat pada awal abad ke-20. Leo Baekeland menciptakan bakelit pada tahun 1907, plastik sintetis pertama yang sepenuhnya dibuat dari bahan kimia. Bakelit memiliki sifat kuat, tahan panas, dan tidak menghantarkan listrik, sehingga banyak digunakan pada peralatan listrik dan industri.
Setelah Perang Dunia II, produksi plastik meningkat secara besar-besaran. Plastik menjadi simbol kemajuan teknologi karena murah, ringan, dan mudah dibentuk. Banyak industri beralih menggunakan plastik karena lebih efisien dibandingkan bahan tradisional seperti logam atau kaca.
Kehadiran plastik membawa perubahan besar dalam dunia medis, transportasi, dan kemasan, sehingga meningkatkan kualitas hidup manusia.Namun, penggunaan plastik yang berlebihan menimbulkan masalah lingkungan serius. Plastik sulit terurai dan dapat mencemari tanah, air, serta mengancam kehidupan makhluk hidup.
Fenichell menjelaskan bahwa pada awal penemuannya, plastik tidak pernah dirancang untuk menjadi limbah jangka panjang. Masalah muncul ketika manusia menggunakannya secara berlebihan tanpa pengelolaan yang baik.
Dari sejarah penemuan plastik,ada hal yang dapat kita pelajari yaitu bahwa setiap kemajuan teknologi harus diiringi dengan tanggung jawab. Plastik diciptakan untuk membantu manusia, bukan untuk merusak lingkungan. Oleh karena itu, manusia perlu menggunakan plastik secara bijak, mengurangi pemakaian sekali pakai, serta mendukung daur ulang.
Dengan sikap bertanggung jawab, manfaat plastik dapat tetap dirasakan tanpa mengorbankan masa depan bumi.(*/janu)

