MEDIAAKU.COM – Ajang tinju antarpelajar “Arena Selatan” 2026 mendapat apresiasi penuh dari Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Taufik Hidayat. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah positif bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi diri melalui olahraga sekaligus membangun karakter yang kuat.
Melansir laman Kemenpora, Minggu (17/5/2026) Saat hadir di GOR Bulungan, Jakarta, Taufik menilai kehadiran Arena Selatan membawa pesan penting bagi generasi muda di tengah maraknya persoalan remaja seperti kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah.
Ia menegaskan bahwa keberanian sejati bukan ditunjukkan lewat aksi tawuran atau perilaku negatif di jalanan, melainkan melalui kedisiplinan, latihan, dan kemampuan bersaing secara sportif di arena pertandingan.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak menyia-nyiakan masa muda dengan hal-hal yang merugikan, seperti narkoba, perundungan, maupun aksi kekerasan. Menurutnya, energi dan semangat anak muda seharusnya diarahkan untuk meraih prestasi, baik melalui olahraga, pendidikan, maupun kegiatan positif lainnya.
Lebih lanjut, Taufik percaya bahwa generasi muda akan tumbuh menjadi pribadi tangguh jika diberikan ruang dan kesempatan yang tepat. Bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan mental yang baik.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut berpesan kepada seluruh peserta dan suporter agar menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Taufik menekankan bahwa persaingan cukup terjadi di dalam ring, sementara di luar arena seluruh pelajar tetap harus menjaga persahabatan meski berasal dari sekolah yang berbeda.
Menurutnya, kemenangan memang membanggakan, tetapi nilai disiplin, rasa hormat kepada lawan, dan sikap sportif merupakan bekal yang jauh lebih penting untuk masa depan. Ia pun berharap Arena Selatan dapat terus berkembang hingga menjadi ajang tinju berskala nasional bahkan internasional.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo, menilai kejuaraan tersebut memiliki dampak positif dalam membentuk karakter pelajar. Ia mengatakan olahraga tinju dapat mengajarkan anak muda tentang cara menghargai lawan, mengendalikan emosi, serta menyelesaikan perbedaan secara terhormat.
Menurut Bambang, membangun generasi yang kuat tidak hanya soal kemampuan fisik, tetapi juga kemampuan mengontrol diri dan menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap situasi.(*/Stephany)

