Tuesday, March 17, 2026
HomeEkonomiBantuan Rp100 Miliar Lebih Disalurkan ke Aceh Timur, Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana

Bantuan Rp100 Miliar Lebih Disalurkan ke Aceh Timur, Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana

MEDIAAKU.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam di Kabupaten Aceh Timur dengan total nilai mencapai Rp100,97 miliar. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya di wilayah Sumatra.

‎Bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Melansir laman Kemensos, Selasa (17/3/2026) Di antaranya adalah bantuan stimulan sosial ekonomi untuk ribuan kepala keluarga, jaminan hidup bagi puluhan ribu jiwa, bantuan perlengkapan rumah tangga, serta santunan bagi ahli waris korban meninggal dan korban luka berat. Setiap kategori bantuan telah ditentukan nominalnya, mulai dari santunan kematian, bantuan kebutuhan rumah tangga, hingga dukungan ekonomi bagi keluarga terdampak.

‎Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan bantuan sebesar Rp585,44 miliar untuk wilayah Provinsi Aceh yang mencakup lebih dari 45 ribu kepala keluarga atau sekitar 164 ribu jiwa. Sementara itu, total bantuan untuk tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mencapai Rp878,68 miliar.

‎Menurut Saifullah Yusuf, perhatian pemerintah terhadap penanganan bencana ini sangat besar, terutama atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, dibentuk Satuan Tugas khusus yang dikoordinasikan oleh Kementerian Dalam Negeri, dengan tujuan memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara efektif.

‎Pemerintah menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam distribusi bantuan. Selain harus diterima oleh pihak yang berhak, jumlah bantuan juga diharapkan sesuai dengan ketentuan tanpa adanya potongan biaya distribusi. Untuk menjamin hal tersebut, proses pendataan dilakukan secara ketat dan berlapis, dimulai dari data awal BNPB, kemudian diverifikasi oleh pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga disinkronkan dengan data kependudukan nasional.

‎Setelah melalui tahapan verifikasi tersebut, data penerima disahkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan dijadikan acuan resmi dalam penyaluran bantuan. Pemerintah pun menargetkan agar seluruh bantuan dapat diterima masyarakat sebelum Hari Raya Idulfitri.

‎Hingga saat ini, sebagian besar dana telah disalurkan, sementara sisanya masih dalam proses di Kementerian Keuangan. Pemerintah berharap seluruh bantuan dapat segera cair agar masyarakat bisa segera terbantu dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Di sisi lain, Tito Karnavian menyampaikan bahwa bantuan ini tidak hanya ditujukan untuk meringankan beban korban, tetapi juga untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah. Ia menyoroti bahwa beberapa wilayah terdampak, khususnya Aceh, mengalami perlambatan ekonomi, bahkan sempat mencatat pertumbuhan negatif.

‎Sebagai langkah tambahan, pemerintah juga mengucurkan Transfer ke Daerah (TKD) dengan total sekitar Rp10,6 triliun untuk tiga provinsi terdampak. Dana tersebut difokuskan pada percepatan pembangunan kembali infrastruktur serta peningkatan daya beli masyarakat.

‎Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Ia menilai kehadiran langsung para pejabat negara menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

‎Menurutnya, dukungan dari pemerintah pusat memberikan harapan bagi masyarakat untuk bangkit kembali, sekaligus mempercepat proses pemulihan di daerah yang terdampak.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular