Monday, April 6, 2026
HomeSejarah & BudayaLebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Tradisi Budaya Tetap Semarak Meski...

Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Tradisi Budaya Tetap Semarak Meski Efisiensi Anggaran

MEDIAAKU.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan perayaan Lebaran Betawi 2026 tetap digelar sebagai bagian dari pelestarian budaya, meskipun dilakukan dengan penyesuaian. Acara ini akan berlangsung pada 10–12 April 2026 di Lapangan Banteng, sebuah lokasi bersejarah yang menjadi salah satu ikon perkembangan kota Jakarta.

Melansir Antara News, Senin (6/4/2026) Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, menyampaikan bahwa perayaan tetap diselenggarakan secara khidmat meski terdapat pengurangan skala akibat kondisi global dan kebijakan efisiensi anggaran. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi masyarakat setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Lebaran Betawi yang kini memasuki penyelenggaraan ke-18 tidak hanya menjadi ajang halal bihalal, tetapi juga bagian dari tradisi masyarakat Betawi yang rutin digelar usai Idul Fitri. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Pemilihan Lapangan Banteng sebagai lokasi acara mengikuti arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Pertimbangan utama adalah nilai historis kawasan tersebut yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah ibu kota.

Selain menampilkan kekayaan budaya Betawi, acara ini juga akan diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah pun mengajak warga untuk turut hadir dan meramaikan perayaan tersebut.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025, Lebaran Betawi digelar di kawasan Monumen Nasional, tepatnya di Silang Selatan, selama dua hari pada 26–27 April. Saat itu, acara mengusung tema “Menyongsong 5 Abad Jakarta Memperkuat Kearifan Lokal Betawi”.

Rangkaian kegiatan sebelumnya diawali dengan prosesi penyerahan hantaran dari para wali kota kepada gubernur dan wakil gubernur. Beragam sajian khas Betawi turut ditampilkan, seperti ayam kuning, es selendang mayang, ongol-ongol, dodol kemayoran, hingga gado-gado dan wajik.

Tak hanya itu, pertunjukan seni tradisional juga menjadi daya tarik utama yang memperkuat nuansa budaya dalam perayaan tersebut.Dengan tetap diselenggarakannya Lebaran Betawi 2026, diharapkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal terus terjaga di tengah masyarakat Jakarta.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular