MEDIAAKU.COM – Menilai apakah seseorang layak dipercaya memang tidak selalu mudah. Kedekatan atau lamanya mengenal seseorang pun tidak menjamin bahwa ia benar-benar dapat diandalkan. Namun, dalam kajian psikologi, ada sejumlah tanda yang bisa membantu mengenali individu yang cenderung sulit dipercaya.
Salah satu indikator utamanya adalah kecenderungan menyembunyikan fakta. Orang yang dapat dipercaya umumnya berani bersikap jujur, bahkan ketika situasinya tidak nyaman. Mereka juga tidak ragu menunjukkan sisi rentan sebagai bagian dari kejujuran. Sebaliknya, individu yang sering menutup-nutupi kebenaran biasanya menghindari transparansi.
Penelitian dalam Journal of Research in Personality menunjukkan bahwa kepercayaan dibangun dari perilaku yang dapat diandalkan, keyakinan terhadap integritas seseorang, serta kemauan untuk terbuka.
Selain itu, sifat manipulatif juga menjadi tanda penting. Orang dengan kecenderungan ini sering memanfaatkan emosi orang lain untuk keuntungan pribadi. Mereka mampu membaca perasaan orang di sekitarnya, tetapi bukan untuk empati, melainkan untuk mengontrol atau memengaruhi.
Ciri lainnya adalah ucapan yang tidak konsisten. Seseorang yang sulit dipercaya kerap memberikan pernyataan yang berubah-ubah. Apa yang dikatakan hari ini bisa berbeda dengan pernyataan sebelumnya. Hal ini bisa terjadi karena mereka tidak berpegang pada kebenaran atau kesulitan mempertahankan cerita yang sama.
Kurangnya rasa hormat terhadap orang lain juga menjadi sinyal kuat. Sikap meremehkan, tidak menghargai, atau memperlakukan orang lain dengan buruk mencerminkan karakter yang kurang dapat dipercaya. Rasa hormat sendiri berkaitan erat dengan kepercayaan dalam hubungan sosial.
Terakhir, kebiasaan mengingkari janji menjadi tanda yang paling mudah dikenali. Orang yang sering tidak menepati komitmen cenderung kehilangan kepercayaan dari orang lain. Penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran janji secara berulang dapat menurunkan persepsi keandalan seseorang, sehingga membuat orang lain ragu untuk mempercayainya kembali.
Memahami tanda-tanda ini dapat membantu kita lebih waspada dalam menjalin hubungan, baik secara personal maupun profesional.(*/Stephany)

