Monday, April 27, 2026
HomePendidikanGus Ipul Apresiasi Proses Belajar SRMA 32 Lampung Selatan yang Kian Stabil

Gus Ipul Apresiasi Proses Belajar SRMA 32 Lampung Selatan yang Kian Stabil

MEDIAAKU.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menilai kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan berjalan dengan baik, meskipun saat ini masih berlangsung di fasilitas sementara. Penilaian tersebut disampaikan belum lama ini setelah ia melakukan kunjungan langsung sekaligus berdialog dengan siswa dan tenaga pendidik di lingkungan Gedung BPSDM.

Melansir laman Kemensos, Senin (27/4/2026) Dalam kunjungan itu, hadir pula Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, sejumlah pejabat daerah, serta tokoh pendidikan yang turut memantau perkembangan sekolah tersebut. Gus Ipul mengungkapkan bahwa sejak tahap awal perintisan hingga kini, kemajuan yang dicapai cukup menggembirakan.

Ia mengatakan, pembelajarannya sudah berlangsung dengan baik sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras semua pihak.Ia menekankan bahwa pelaksanaan pendidikan harus tetap mengikuti prosedur yang berlaku, namun juga perlu dilandasi rasa empati.

Hal ini penting karena siswa di Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari mereka yang sempat putus sekolah, belum pernah mengenyam pendidikan, hingga yang mengalami kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat tenaga pendidik dihadapkan pada tantangan untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan kemampuan masing-masing siswa. Meski tidak mudah, Gus Ipul menyebut seluruh dinamika tersebut dapat diatasi dengan baik berkat kerja sama berbagai pihak.

Menurutnya, masa awal pembelajaran memang diwarnai tantangan cukup besar, terutama pada satu hingga dua bulan pertama. Namun seiring waktu, situasi menjadi lebih stabil dan kondusif. Ia menilai kenyamanan yang dirasakan oleh guru, kepala sekolah, hingga para siswa menjadi modal penting dalam pengembangan Sekolah Rakyat ke depan.

Saat ini, SRMA 32 Lampung Selatan masih menggunakan gedung sementara. Ke depan, kegiatan belajar akan dipindahkan ke bangunan permanen yang tengah dibangun dan telah mencapai progres lebih dari 20 persen.

Dalam kunjungan tersebut, suasana berlangsung hangat dan penuh semangat. Para siswa menampilkan berbagai pertunjukan seperti selawat dan yel-yel. Selain itu, sesi dialog juga menjadi momen menarik ketika beberapa siswa berbagi cerita dan menunjukkan kemampuan mereka. Salah satu siswa bahkan tampil percaya diri menceritakan pengalaman hidupnya di hadapan Menteri Sosial.

Kegiatan semakin hidup ketika seorang guru matematika memperagakan pembelajaran trigonometri menggunakan papan digital dengan pengantar bahasa Inggris, sekaligus melibatkan siswa secara interaktif. Pendekatan ini mencerminkan upaya menghadirkan metode belajar yang menarik dan adaptif bagi seluruh peserta didik.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular