MEDIAAKU.COM – Tanghulu adalah camilan tradisional Tiongkok yang terkenal dengan buah-buahan segar yang dilapisi gula karamel keras. Sejarah tanghulu dapat ditelusuri hingga masa Dinasti Song, sekitar abad ke-12.
Menurut legenda populer, camilan ini pertama kali dibuat atas perintah seorang tabib istana untuk menyembuhkan selir Kaisar Kaisar Guangzong yang sakit. Tabib tersebut menggunakan buah hawthorn yang direbus dengan gula, dan hasilnya justru menjadi makanan yang lezat serta digemari.
Seiring waktu, tanghulu berkembang dari sekadar obat menjadi jajanan jalanan yang populer, terutama di wilayah utara Tiongkok seperti Beijing. Buah yang digunakan pun semakin beragam, mulai dari stroberi, anggur, hingga kiwi. Proses pembuatannya yang sederhana namun membutuhkan ketelitian,terutama dalam mengatur suhu gula yang menjadi ciri khas tersendiri dari tanghulu.
Dalam kajian akademis, E. N. Anderson, seorang antropolog makanan, dalam bukunya “The Food of China” menjelaskan bahwa makanan tradisional seperti tanghulu mencerminkan perpaduan antara kebutuhan kesehatan, ketersediaan bahan lokal, dan kreativitas masyarakat. Ia berpendapat bahwa evolusi tanghulu dari ramuan obat menjadi camilan populer menunjukkan bagaimana budaya kuliner dapat berubah mengikuti selera dan kebiasaan sosial.
Selain itu, ahli sejarah kuliner Tiongkok sering menekankan bahwa tanghulu juga memiliki nilai simbolis. Bentuknya yang bulat dan berlapis gula bening melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan, sehingga sering dijual saat festival musim dingin atau perayaan tahun baru. Hal ini menunjukkan bahwa makanan tidak hanya berfungsi sebagai konsumsi, tetapi juga sebagai bagian dari tradisi dan identitas budaya.
Kini, tanghulu tidak hanya populer di Tiongkok, tetapi juga telah mendunia berkat media sosial. Banyak kreator membagikan proses pembuatannya yang menarik, sehingga generasi muda dari berbagai negara ikut mengenal dan mencoba camilan ini.
Sejarah tanghulu mengajarkan bahwa sesuatu yang sederhana dapat memiliki makna mendalam dan perjalanan panjang. Dari obat tradisional hingga menjadi tren global, tanghulu adalah bukti bahwa budaya kuliner mampu menyatukan masa lalu dan masa kini.(*/janu)

