Thursday, June 11, 2026
HomeBeritaIndonesia Perkuat Posisi sebagai Pemasok Tenaga Kerja Industri Kapal Pesiar Global

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pemasok Tenaga Kerja Industri Kapal Pesiar Global

MEDIAAKU.COM – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menggelar Ambassadors’ Dialogue: Unlocking Indonesia’s Potential in the Global Cruise Industry Workforce belum lama ini sebagai upaya memperluas peluang tenaga kerja Indonesia di industri kapal pesiar internasional.

Melansir laman Kemenlu, Kamis (11/6/2026) Forum tersebut menghadirkan perwakilan kedutaan besar negara-negara mitra, terutama dari kawasan Eropa, bersama pelaku industri kapal pesiar, lembaga pendidikan dan pelatihan, institusi sertifikasi, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Diskusi difokuskan pada strategi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia sekaligus menjawab kebutuhan industri kapal pesiar yang terus berkembang.

Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, menyampaikan bahwa industri kapal pesiar global menawarkan peluang besar karena membutuhkan tenaga profesional di berbagai bidang, mulai dari perhotelan, kuliner, teknik, hingga manajemen operasional. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing dan beradaptasi dengan tuntutan pasar internasional.

Sementara itu, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Wakil Kepala BP2MI, Christina Aryani, menegaskan kesiapan Indonesia untuk menjadi salah satu pusat penyedia talenta global. Potensi tersebut didukung oleh jumlah lulusan pendidikan vokasi yang cukup besar, termasuk dari bidang perhotelan, maritim, dan pelayaran niaga yang menjadi kebutuhan utama industri kapal pesiar dunia.

Dalam dialog tersebut, para peserta menekankan sejumlah aspek yang perlu diperkuat, seperti kemampuan berbahasa Inggris, peningkatan mutu pendidikan dan pelatihan vokasi yang sesuai dengan standar industri internasional, kemudahan mobilitas tenaga kerja, serta penguatan sistem perlindungan bagi pekerja migran Indonesia agar proses penempatan berlangsung aman dan berkelanjutan.

Para duta besar dan perwakilan negara sahabat menyambut positif inisiatif tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja, peningkatan kemampuan bahasa, serta membangun kemitraan antara lembaga pendidikan dan industri di Indonesia dengan berbagai institusi di negara-negara Eropa.

Ke depan, Kementerian Luar Negeri akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan mitra internasional guna memperluas akses tenaga kerja terampil Indonesia ke industri kapal pesiar global maupun sektor strategis lainnya. Langkah ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok tenaga kerja berkualitas di tingkat internasional.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular