Tuesday, July 7, 2026
HomeEkonomiKEK Singhasari Gandeng IIM Bangalore, Perkuat Talenta Global untuk Dukung Target Ekonomi...

KEK Singhasari Gandeng IIM Bangalore, Perkuat Talenta Global untuk Dukung Target Ekonomi 8 Persen

MEDIAAKU.COM – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.

Melansir laman Kemenko Perekonomian, Selasa (7/7/2026) untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan ekosistem investasi yang kuat, didukung inovasi, produktivitas, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.

Komitmen tersebut kembali diperlihatkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari dan Indian Institute of Management (IIM) Bangalore yang berlangsung di Jakarta belum lama ini.Penandatanganan kerja sama ini disaksikan oleh Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso yang mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam sambutannya, Susiwijono mengatakan bahwa menjaga pertumbuhan ekonomi saja belum cukup untuk mencapai target nasional. Menurutnya, Indonesia memerlukan investasi yang lebih besar, produktivitas yang meningkat, inovasi yang berkelanjutan, serta talenta yang mampu bersaing di tingkat global.

Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut selaras dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, serta transformasi digital sebagai prioritas. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor industri dinilai penting agar sistem pendidikan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja di masa depan.

Pemerintah juga terus mengembangkan peran Kawasan Ekonomi Khusus. Tidak lagi hanya menjadi pusat industri dan investasi, KEK kini diarahkan sebagai pusat pendidikan, riset, inovasi, serta pengembangan talenta. Hingga triwulan I 2026, 25 KEK di Indonesia telah mencatat realisasi investasi kumulatif sebesar Rp353,3 triliun, menghadirkan 471 pelaku usaha, dan menyerap sekitar 266.688 tenaga kerja.

Sebagai KEK pertama yang berfokus pada ekonomi digital, pendidikan, dan teknologi, KEK Singhasari terus memperluas jejaring internasional. Setelah sebelumnya bekerja sama dengan King’s College London, kini kawasan tersebut menggandeng IIM Bangalore, salah satu institusi pendidikan manajemen terkemuka di Asia. Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem yang menghubungkan investasi, pendidikan, teknologi, riset, dan pengembangan SDM.

Kolaborasi dengan IIM Bangalore juga melengkapi berbagai proyek kerja sama Indonesia dan India yang telah berjalan di KEK Singhasari, seperti Cyber Defense Academy dan Mumbai–Malang Creative Tech Corridor.

Hubungan kedua negara di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan teknologi pun terus menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, nilai perdagangan bilateral Indonesia dan India mencapai 23,2 miliar dolar AS, sementara sepanjang Januari hingga April 2026 tercatat sebesar 7,9 miliar dolar AS.

Menutup sambutannya, Susiwijono optimistis kemitraan ini akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, mempererat kolaborasi antara dunia akademik dan industri, serta membuka lebih banyak peluang bagi generasi mendatang melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular