MEDIAAKU.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna memastikan Program Sekolah Rakyat berjalan dengan baik.
Melansir laman Kemenkeu, Selasa (4/8/2026) Program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Menkeu saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa Kementerian Keuangan memiliki tanggung jawab untuk menyediakan anggaran yang dibutuhkan agar program tersebut dapat terlaksana secara optimal.
Menkeu juga memberikan motivasi kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, pendidikan merupakan kunci untuk meraih masa depan yang lebih baik dan membuka peluang meningkatkan kualitas hidup.
Selain meninjau kegiatan belajar, kunjungan tersebut menjadi sarana bagi Menkeu untuk melihat langsung pemanfaatan APBN dalam mendukung sektor pendidikan. Pemerintah memandang pembiayaan pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektare dengan nilai kontrak sekitar Rp227,37 miliar. Sekolah ini menerapkan konsep pendidikan terpadu yang menggabungkan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan, serta dilengkapi fasilitas asrama untuk mendukung proses pembelajaran dan pembinaan karakter peserta didik.
Di tingkat provinsi, pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur memiliki nilai kontrak mencapai Rp3,52 triliun dengan pagu anggaran sebesar Rp3,82 triliun. Hingga saat ini, realisasi anggaran pembangunan telah mencapai sekitar Rp3,21 triliun.
Melalui Program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap semakin banyak anak Indonesia, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, memperoleh akses pendidikan yang layak. Program ini juga diharapkan dapat melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing untuk menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang.(*/Stephany)

