MEDIAAKU.COM – Indonesia dan Malaysia berupaya memperkuat hubungan di bidang pendidikan tinggi dengan mempercepat penyelesaian rancangan nota kesepahaman (MoU). Kerja sama tersebut nantinya diharapkan menjadi dasar pembentukan konsorsium akademik bersama antarkampus kedua negara.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan hal tersebut saat mewakili Pemerintah Indonesia dalam peringatan Hari Nasional Malaysia ke-69.Menurut Brian, hubungan pendidikan antara Indonesia dan Malaysia telah berjalan cukup erat.
Melansir laman Kemendiktisaintek, Rabu (16/9/2026) Saat ini, sekitar 11.000 mahasiswa Indonesia tercatat sedang menempuh pendidikan di Malaysia.
“Berpijak pada kerja sama yang telah berlangsung lama ini, kedua negara tetap berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian rancangan nota kesepahaman tentang kerja sama di bidang pendidikan tinggi,” kata Brian.
Dalam rancangan MoU tersebut, Brian juga mengusulkan pembentukan Joint Indonesia–Malaysia Academic Consortium. Konsorsium ini ditujukan untuk memperluas kerja sama antarperguruan tinggi melalui pertukaran akademik, penyusunan program bersama, hingga berbagi pengetahuan.
Brian meyakini konsorsium tersebut dapat memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan tinggi kedua negara sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi sivitas akademika untuk berkolaborasi.
Kerja sama pendidikan Indonesia dan Malaysia sendiri telah memiliki sejarah panjang. Salah satu landasannya adalah kesepakatan bersama di bidang pendidikan dan kebudayaan yang ditandatangani pada 1972.
Ke depan, Brian berharap kemitraan di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi dapat berkembang ke berbagai sektor baru. Kerja sama tersebut akan diarahkan dengan mengedepankan prinsip saling menghormati, solidaritas, dan manfaat bersama.
Bagi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), penguatan kemitraan internasional tersebut juga sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, yakni mendorong perguruan tinggi agar semakin berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Brian turut menyampaikan salam serta ucapan selamat dari Presiden Prabowo Subianto kepada pemerintah dan masyarakat Malaysia. Ia juga mengapresiasi perkembangan pembangunan Malaysia yang dinilainya merupakan hasil kerja keras dan ketangguhan masyarakatnya.
Sebagai dua negara serumpun yang memiliki kedekatan sejarah, bahasa, dan budaya, Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan yang telah terjalin panjang. Momentum Hari Nasional Malaysia pun menjadi kesempatan untuk kembali memperkuat komitmen kerja sama demi kemajuan kedua negara serta kawasan ASEAN.(*/Stephany)

