Saturday, August 22, 2026
HomePendidikanMentan Amran Dorong Generasi Muda Jadi Pengusaha Pertanian, Alumni Untad Kelola 300...

Mentan Amran Dorong Generasi Muda Jadi Pengusaha Pertanian, Alumni Untad Kelola 300 Hektare

MEDIAAKU.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong generasi muda untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi berani membangun usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Pesan tersebut disampaikan saat berdialog dengan mahasiswa dan alumni Universitas Tadulako (Untad) di Palu belum lama ini.

Melansir laman Kementan, Jumat (21/8/2026) Dalam pertemuan tersebut, Amran mengapresiasi sekelompok alumni Untad yang memilih terjun langsung ke sektor pertanian. Sekitar 15 alumni diketahui telah mengelola lahan pertanian seluas kurang lebih 300 hektare melalui skema sewa dan mengembangkan usaha dalam wadah Brigade Pangan.

Meski memiliki lahan yang cukup luas, kelompok tersebut masih menghadapi kendala modal, khususnya untuk menyediakan alat dan mesin pertanian. Selama ini, mereka masih harus menyewa peralatan untuk menjalankan kegiatan usaha.

Melihat semangat tersebut, Amran memberikan dukungan berupa satu unit combine harvester senilai sekitar Rp600 juta dan satu unit traktor sekitar Rp400 juta. Total bantuan alat mesin pertanian yang diberikan mencapai kurang lebih Rp1 miliar.

Namun, Amran menekankan bahwa bantuan harus disalurkan secara tepat sasaran. Ia meminta tim terkait memastikan kondisi lahan, kesiapan kelompok, serta aktivitas usaha sebelum alat diberikan. Selain bantuan peralatan, ia juga meminta kelompok tersebut mendapatkan pendampingan agar mampu mengembangkan bisnis secara mandiri.

Menurut Amran, langkah para alumni Untad membuktikan bahwa keterbatasan modal tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berusaha. Dengan pengelolaan lahan yang serius, sektor pertanian dinilai mampu menghasilkan pendapatan sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Ia pun mengajak para lulusan perguruan tinggi untuk mengubah pola pikir dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan pekerjaan. Generasi muda dinilai memiliki peluang besar untuk mengembangkan sektor pertanian dengan memanfaatkan teknologi, inovasi, serta sumber daya yang tersedia.

Selain bertemu alumni, Amran juga menanggapi aspirasi mahasiswa Fakultas Pertanian Untad. Kampus tersebut memiliki lahan sekitar dua hektare yang digunakan untuk kegiatan pertanian dan penelitian, tetapi terkendala ketersediaan air.

Sebagai bentuk dukungan, Amran meminta agar fasilitas sumur bor dan pompa disiapkan untuk menunjang kegiatan pertanian di lahan tersebut. Ia juga memberikan satu unit hand tractor yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk praktik sekaligus mendukung kegiatan penelitian.

Amran berharap fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk kegiatan belajar, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi pertanian yang mampu meningkatkan produktivitas. Ia menilai kampus dapat menjadi tempat bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan teknologi pertanian yang nantinya diterapkan di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Amran juga mengingatkan bahwa membangun usaha membutuhkan kesabaran dan keberanian menghadapi tantangan. Menurutnya, proses merintis bisnis memang tidak selalu mudah, tetapi kegigihan dapat membuka peluang yang lebih besar di kemudian hari.

Ia berharap semakin banyak anak muda Indonesia yang tertarik menjadi pengusaha di bidang pertanian. Keberhasilan alumni Untad mengelola ratusan hektare lahan dinilai dapat menjadi contoh bahwa sektor pertanian bukan sekadar pekerjaan tradisional, melainkan bidang usaha yang memiliki prospek ekonomi dan mampu menciptakan lapangan kerja.

Amran menegaskan, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertanian Indonesia semakin produktif dan berdaya saing. Ia pun mengajak para lulusan untuk berani mengambil peluang, bekerja keras, serta membangun usaha yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat luas.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular