MEDIAAKU.COM – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mendorong seluruh sentra di bawah Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memperkuat perannya sebagai pusat pelayanan rehabilitasi sosial bagi masyarakat rentan. Menurutnya, keberadaan sentra harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kelompok yang membutuhkan.
Hal tersebut disampaikan Agus Jabo dalam Rapat Pemantauan Kinerja Sentra Lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat.
Melansir laman Kemensos, Kamis (27/8/2026) Ia menilai upaya “memakmurkan sentra” perlu diwujudkan melalui optimalisasi tugas utama, peningkatan kualitas layanan, serta publikasi berbagai pelayanan yang telah diberikan kepada masyarakat.
Agus Jabo menjelaskan, Kemensos turut mendukung berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan. Ia menekankan bahwa kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, tetapi juga persoalan sosial.
Kemensos mengelompokkan penerima layanan ke dalam 12 Penerima Atensi Sosial (PAS), antara lain anak rentan, penyandang disabilitas, lansia terlantar, masyarakat berpenghasilan rendah, korban bencana, korban kekerasan, korban NAPZA dan HIV/AIDS, perempuan rentan, hingga fakir miskin.
Untuk memastikan bantuan dan rehabilitasi sosial tepat sasaran, Agus Jabo meminta sentra menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan. Para kepala sentra juga didorong membangun koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan dinas sosial di daerah.
Selain itu, setiap sentra diminta memetakan kebutuhan layanan, kompetensi sumber daya manusia, fasilitas pendukung, tata kelola, serta anggaran. Pemetaan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam mengembangkan keunggulan masing-masing sentra.
Agus Jabo berharap seluruh sentra memiliki visi yang sama dalam meningkatkan pelayanan, baik layanan berbasis keluarga maupun pelayanan residensial. Dengan demikian, sentra di lingkungan Ditjen Rehsos dapat berkembang menjadi pusat layanan rehabilitasi sosial yang unggul dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(*/Stephany)

