MEDIAAKU.COM – Ikan biasanya dianggap sebagai sumber pangan atau hewan peliharaan. Namun, beberapa jenis ikan memiliki nilai luar biasa tinggi karena kelangkaan, kualitas, keindahan, sejarah, dan prestise. Bahkan, seekor ikan dapat terjual dengan harga jutaan dolar.
Berikut tiga jenis ikan yang dikenal memiliki nilai fantastis.
1.Bluefin Tuna
Bluefin tuna atau tuna sirip biru merupakan salah satu ikan dengan rekor harga tertinggi. Pada 5 Januari 2026, seekor bluefin tuna seberat 243 kilogram terjual seharga 510,3 juta yen atau sekitar US$3,2 juta dolar dalam lelang Tahun Baru di Toyosu, Tokyo. Rekor tersebut tercatat sebagai tuna termahal yang pernah dijual.
Mengapa harganya sangat mahal? Kualitas daging, kandungan lemak, ukuran, dan asal ikan menjadi faktor penting. Tuna dari Oma, Jepang, terkenal memiliki kualitas tinggi. Selain itu, lelang pertama pada awal tahun mempunyai nilai tradisi dan prestise tersendiri sehingga harga dapat melonjak jauh di atas harga pasar biasa.
Dalam buku “Future of Fisheries: Perspectives for Emerging Professionals”, Fábio H. V. Hazin dan Felipe Carvalho menjelaskan bahwa bluefin tuna memiliki nilai ekonomi dan budaya yang sangat besar dalam perdagangan perikanan.
2.Koi Kohaku
Koi juga dapat mencapai harga luar biasa. Salah satu yang paling terkenal adalah S Legend, koi jenis Kohaku yang terjual sekitar US$1,8 juta atau sekitar Rp26–30 miliar pada 2018. Koi tersebut memiliki pola merah-putih yang sangat baik, ukuran besar, serta garis keturunan unggulan.
Menurut dokter hewan ikan Dr. Jessie Sanders, nilai koi dipengaruhi oleh faktor seperti kualitas warna, bentuk tubuh, pola, ukuran, dan garis keturunan. Koi kelas juara bahkan dipandang sebagai “seni hidup” oleh para kolektor.
3.Asian Arowana
Asian arowana atau ikan arwana Asia merupakan salah satu ikan hias paling mahal. Varietas langka dengan warna dan kualitas tertentu dapat mencapai puluhan hingga ratusan ribu dolar.
Dalam buku “The Dragon Behind the Glass”, penulis Emily Voigt menjelaskan bahwa arowana memiliki sisik berkilau menyerupai logam dan bentuk yang mengingatkan pada naga. Kepercayaan bahwa ikan ini membawa keberuntungan dan kemakmuran turut meningkatkan daya tariknya bagi kolektor.
Harga fantastis ketiga ikan tersebut menunjukkan bahwa nilai seekor hewan tidak hanya ditentukan oleh ukuran atau manfaatnya. Kelangkaan, keindahan, budaya, dan sejarah dapat membuat sesuatu menjadi sangat berharga.
Namun, semakin tinggi nilai ekonomi suatu satwa, semakin penting pula perdagangan yang bertanggung jawab dan juga menjaga agar satwa tersebut tidak punah.(*/janu)

