MEDIAAKU.COM – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menekankan pentingnya sinergi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan Danantara untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam Danantara Technology Innovation and Investment Forum, belum lama ini.
Melansir laman Kemenkeu, Selasa (27/10/2026) Suahasil menjelaskan, APBN dan Danantara memiliki peran berbeda tetapi saling melengkapi dalam mewujudkan visi pembangunan Indonesia. APBN berperan sebagai instrumen kebijakan fiskal, sedangkan Danantara menjadi instrumen investasi pemerintah.
Ia menyebutkan, APBN mencakup sekitar 14–15 persen dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang nilainya mencapai sekitar Rp25.000 triliun. Sementara itu, sebagian besar aktivitas ekonomi berasal dari konsumsi rumah tangga, investasi perusahaan, serta kegiatan ekspor.Karena itu, pemerintah perlu mengoordinasikan berbagai potensi tersebut agar mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.
Suahasil juga menegaskan bahwa belanja negara harus diprioritaskan pada sektor dan program yang memberikan dampak ekonomi paling besar. Dengan demikian, penggunaan anggaran dapat lebih optimal dalam mendorong produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, APBN memiliki tiga fungsi utama, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas, dan mempertahankan kredibilitas fiskal. Pengelolaan anggaran yang sehat, termasuk pengendalian defisit secara terukur, diperlukan untuk menjaga kepercayaan dan ketahanan ekonomi nasional.
Melalui kerja sama APBN dan Danantara, pemerintah berharap berbagai sumber daya ekonomi dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan nasional tanpa mengabaikan kesehatan fiskal.(*/Stephany)

