MEDIAAKU.COM – Gajah memiliki kedudukan istimewa dalam kebudayaan Thailand. Sejak berabad-abad lalu, hewan ini tidak hanya dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan, transportasi, dan peperangan, tetapi juga dipandang sebagai simbol kekuatan, kebijaksanaan, keberuntungan, serta kewibawaan kerajaan.
Karena hubungan sejarah dan keagamaan tersebut, gajah, terutama gajah putih, memperoleh status yang sangat khusus dalam masyarakat Thailand.Salah satu akar penghormatan terhadap gajah berasal dari pengaruh agama Buddha dan tradisi Brahmanisme.
Dalam kisah Budhis yang berkembang di Thailand, Ratu Maya, ibu Siddhartha Gautama, dikisahkan bermimpi seekor gajah putih turun dari langit, membawa bunga teratai putih, lalu mengitari ranjangnya sebanyak tiga kali sebelum akhirnya masuk ke dalam rahim dari sisi lambung kanannya.Kisah tersebut membuat gajah putih memiliki hubungan simbolis dengan kesucian dan kelahiran Buddha.
Pengaruh Hindu-Brahmanis juga turut membentuk penghormatan terhadap gajah. Dalam tradisi Hindu, gajah mempunyai hubungan dengan dewa-dewa tertentu, termasuk Ganesha dan Airavata, kendaraan Dewa Indra. Menurut antropolog Arratee Ayuttacorn dan Jane Ferguson, unsur-unsur Hindu telah lama hadir dalam kehidupan keagamaan Thailand dan berinteraksi dengan praktik Buddhisme setempat.
Dalam sejarah kerajaan Siam, gajah putih bahkan menjadi simbol kekuasaan dan keberuntungan raja. Nathan McGovern dalam buku Holy Things: The Genealogy of the Sacred in Thai Religion menjelaskan bahwa sejarah keagamaan Siam berkembang melalui perjumpaan berbagai tradisi keagamaan, termasuk pengaruh Hindu dan Buddhisme.
Pada masa lalu, gajah digunakan sebagai kendaraan raja dan dalam peperangan. Kehadirannya kemudian berkembang menjadi bagian dari upacara kerajaan, seni, sastra, serta simbol budaya Thailand.
Menariknya, istilah “gajah putih” tidak berarti gajah tersebut benar-benar berwarna putih seperti kertas. Dalam tradisi Thailand, yang dimaksud adalah gajah dengan karakteristik fisik tertentu, seperti kulit berwarna pucat atau kemerahan, serta ciri-ciri khusus lainnya. Gajah yang memenuhi kriteria tertentu dapat memperoleh status istimewa dalam tradisi kerajaan.
Kisah gajah di Thailand memperlihatkan bagaimana seekor hewan dapat menjadi bagian penting dari sejarah, agama, dan identitas suatu bangsa. Penghormatan tersebut juga mengingatkan kita bahwa menjaga gajah berarti turut menjaga warisan budaya dan kehidupan alam yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.(*/janu)

