MEDIAAKU.COM – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong peningkatan akses perempuan terhadap teknologi digital, pasar, dan pendampingan usaha guna memperkuat kemandirian ekonomi.
Hal tersebut disampaikan Arifah saat peluncuran PRIMA GO (Digital Market Hub) di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Melansir laman KemenPPPA, Sabtu (31/10/2026) Arifah menyebutkan, sekitar 64,5 persen pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan. Meski memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, mereka masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan modal, akses pasar, teknologi, dan jaringan bisnis.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya dengan memberikan pelatihan atau akses pemasaran digital. Mereka juga perlu memiliki keterampilan, kepercayaan diri, serta kemampuan mengambil keputusan dalam mengembangkan usaha.
Sementara itu, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan PRIMA GO menjadi salah satu upaya menghubungkan teknologi dengan pendampingan bagi perempuan, khususnya perempuan kepala keluarga yang memiliki tanggung jawab ekonomi sekaligus mengurus keluarga.
Kepala DP3AP2 DIY Erlina Hidayati Sumardi menjelaskan, PRIMA GO merupakan layanan pemasaran digital bagi perempuan anggota Kelompok Ekonomi Produktif Desa PRIMA. Program ini membantu memasarkan berbagai produk lokal, mulai dari olahan makanan hingga kerajinan.
Melalui kolaborasi Kementerian PPPA, Pemerintah Daerah DIY, dan UGM, PRIMA GO diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan skala usaha, serta mendorong kemandirian ekonomi perempuan.(*/Stephany)

