Thursday, August 13, 2026
HomeFlora & FaunaSekilas Mirip, Apa Sebenarnya Perbedaan Sotong dan Cumi-Cumi?

Sekilas Mirip, Apa Sebenarnya Perbedaan Sotong dan Cumi-Cumi?

MEDIAAKU.COM – Banyak orang menganggap sotong dan cumi-cumi adalah hewan yang sama. Padahal, keduanya merupakan jenis moluska laut dari kelas Cephalopoda yang memiliki sejumlah perbedaan penting, baik dari bentuk tubuh, kebiasaan hidup, hingga cara bergeraknya.

Memahami perbedaan ini dapat menambah wawasan sekaligus membantu mengenali keanekaragaman hayati laut.

Berikut lima perbedaan utama antara sotong dan cumi-cumi.

1.Bentuk Tubuh

Sotong memiliki tubuh yang lebih pendek, lebar, dan pipih. Sebaliknya, cumi-cumi bertubuh lebih panjang, ramping, dan menyerupai torpedo. Bentuk tubuh ini berkaitan dengan cara masing-masing hewan bergerak di perairan.

2.Struktur Tulang Dalam

Sotong memiliki tulang dalam yang disebut “cuttlebone”, berbentuk lebar dan berpori sehingga membantu mengatur daya apung. Cumi-cumi hanya memiliki struktur tipis seperti pena yang disebut “gladius” atau pen, sehingga tubuhnya lebih lentur.

3.Cara Bergerak

Cumi-cumi dikenal sebagai perenang yang cepat. Mereka bergerak menggunakan dorongan air (jet propulsion) sehingga mampu melesat dengan gesit. Sebaliknya, sotong lebih sering berenang perlahan menggunakan sirip yang mengelilingi tubuhnya.

4.Habitat

Sotong umumnya lebih banyak ditemukan di perairan dangkal dengan dasar berpasir atau berlumpur. Cumi-cumi memiliki penyebaran yang lebih luas, mulai dari laut dangkal hingga perairan laut dalam.

5.Kemampuan Kamuflase

Walaupun keduanya dapat mengeluarkan tinta sebagai mekanisme pertahanan, sotong memiliki kemampuan mengubah warna dan pola kulit yang jauh lebih kompleks. Kemampuan ini membuatnya sangat ahli berkamuflase saat menghindari predator maupun ketika berburu mangsa.

Ahli biologi laut Peter Godfrey-Smith dalam bukunya “Other Minds: The Octopus, the Sea, and the Deep Origins of Consciousness” menjelaskan bahwa kelompok cephalopoda, termasuk sotong dan cumi-cumi, memiliki sistem saraf yang sangat berkembang serta perilaku yang kompleks.

Setiap spesies memiliki keunikan yang terbentuk melalui proses evolusi selama jutaan tahun dan memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.Dengan mengenal perbedaan setiap spesies, kita dapat semakin menghargai alam dan mendukung upaya pelestariannya.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular