MEDIAAKU.COM – Jerawat tidak hanya muncul akibat perubahan hormon atau produksi minyak berlebih pada kulit. Kebiasaan sehari-hari dan benda yang sering bersentuhan dengan wajah juga dapat memperburuk kondisi kulit, terutama jika kebersihannya kurang terjaga atau penggunaannya menyebabkan iritasi.
American Academy of Dermatology (AAD) menjelaskan bahwa produk kosmetik, produk perawatan rambut, serta gesekan dari benda tertentu dapat memicu atau memperparah jerawat. Karena itu, memperhatikan benda-benda yang digunakan setiap hari bisa menjadi salah satu langkah untuk menjaga kesehatan kulit.
Melansir American Academy of Dermatology (AAD) berikut empat benda yang tanpa disadari dapat memicu timbulnya jerawat.
1.Sarung Bantal
Sarung bantal menjadi salah satu benda yang perlu diperhatikan, terutama jika digunakan berulang kali tanpa dicuci. Sisa minyak dari rambut, keringat, serta residu produk perawatan rambut dapat menempel pada permukaannya dan kembali bersentuhan dengan kulit saat tidur.
Menurut AAD, residu produk rambut juga dapat menempel pada sarung bantal dan benda lain yang sering bersentuhan dengan kepala. Produk yang mengandung minyak tertentu berpotensi menyumbat pori-pori dan menimbulkan bintik kecil di sekitar dahi maupun garis rambut.
Untuk mengurangi risikonya, cuci sarung bantal secara rutin dan pastikan rambut tidak menyisakan terlalu banyak produk penataan sebelum tidur.
2.Kuas dan Spons Makeup
Kuas serta spons makeup yang jarang dibersihkan dapat menyimpan sisa kosmetik, minyak, dan sel kulit mati. Ketika digunakan kembali, berbagai residu tersebut dapat berpindah ke wajah dan memperburuk masalah jerawat.
AAD menyarankan agar kuas makeup dibersihkan setiap minggu. Selain itu, hindari berbagi kuas, spons, maupun produk kosmetik dengan orang lain.
Pemilihan kosmetik juga perlu diperhatikan. Gunakan produk dengan keterangan non-comedogenic atau tidak menyumbat pori-pori untuk membantu mengurangi risiko munculnya jerawat.
3.Produk Perawatan Rambut
Sampo, kondisioner, gel rambut, hingga pomade ternyata dapat memengaruhi kondisi kulit wajah. Kandungan minyak dalam produk tersebut bisa berpindah ke kulit, terutama ketika rambut sering menyentuh dahi atau pipi.
AAD menyebut kondisi ini sebagai acne cosmetica, yakni jerawat yang berkaitan dengan penggunaan kosmetik atau produk perawatan tertentu. Gejalanya dapat berupa komedo putih dan bintik-bintik kecil di sepanjang garis rambut, dahi, maupun belakang leher.
Jika jerawat sering muncul di area tersebut, perhatikan produk rambut yang digunakan. Pilih produk yang tidak menyumbat pori-pori dan bersihkan sisa produk yang menempel pada kulit.
4.Helm dan Tali Tas
Benda yang memberikan tekanan atau gesekan berulang pada kulit juga dapat memperburuk jerawat. Contohnya adalah helm, tali dagu, serta tali tas yang terus bergesekan dengan kulit selama beraktivitas.
Menurut AAD, kondisi ini dikenal sebagai acne mechanica. Jenis jerawat tersebut dapat terjadi ketika panas dan keringat terperangkap di antara kulit dan benda yang menempel, kemudian diperparah oleh gesekan berulang.
Untuk mengurangi risikonya, bersihkan bagian helm yang bersentuhan dengan kulit secara berkala. Pastikan juga bantalan helm tetap bersih dan pakaian atau tali yang digunakan tidak menimbulkan gesekan berlebihan.
Selain memperhatikan empat benda tersebut, Anda juga perlu membersihkan wajah secara lembut, menghindari kebiasaan memencet jerawat, serta memilih produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit.
Perlu diingat, jerawat memiliki banyak faktor pemicu, termasuk hormon, produksi minyak, dan penumpukan sel kulit mati. Karena itu, tidak semua jerawat disebabkan oleh benda yang kurang bersih.(*/Stephany)

