MEDIAAKU.COM – Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 kembali menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi florikultura dan ekonomi kreatif Kota Tomohon, Sulawesi Utara, ke pasar yang lebih luas.
Melansir laman KemenEkraf, Rabu (12/8/2026) Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengapresiasi penyelenggaraan TIFF 2026 yang dinilai mampu mengangkat identitas lokal Tomohon sebagai kota bunga sekaligus memperkenalkan produk florikultura unggulan daerah.
Menurut Irene, Tomohon memiliki potensi khas yang dapat menjadi daya tarik wisata dan ekonomi, termasuk varietas Krisan Kulo dan Krisan Riri. Ia berharap festival tersebut semakin banyak menarik wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
TIFF telah digelar secara rutin sejak 2008. Pada penyelenggaraan tahun ini, salah satu atraksi utamanya adalah Tournament of Flowers, berupa parade 35 kendaraan yang dihias menggunakan bunga segar hasil produksi petani lokal. Festival juga diramaikan pameran pariwisata, pertunjukan seni budaya, serta kegiatan yang melibatkan pelaku usaha setempat.
Tak hanya menjadi agenda pariwisata, TIFF juga dinilai memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Kehadiran wisatawan dan pelaku industri membuka peluang terjadinya kerja sama bisnis, perdagangan, hingga investasi.
Perputaran ekonomi tersebut turut dirasakan berbagai sektor, seperti pertanian florikultura, kerajinan, kuliner, akomodasi, dan transportasi. Karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif terus mendorong daerah untuk mengembangkan kekayaan dan produk khasnya menjadi bagian dari kekuatan ekonomi kreatif yang bernilai tambah.
Melalui pengembangan potensi daerah, ekosistem ekonomi kreatif diharapkan mampu melahirkan lebih banyak peluang usaha dan lapangan pekerjaan. Dari tingkat lokal, sektor ini juga diharapkan semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.(*/Stephany)

