Thursday, September 17, 2026
HomeFlora & Fauna5 Tanaman Purba yang Menjadi Saksi Sejarah Bumi, Apa Saja?

5 Tanaman Purba yang Menjadi Saksi Sejarah Bumi, Apa Saja?

MEDIAAKU.COM – Tahukah Anda bahwa beberapa tanaman yang dapat kita jumpai saat ini telah memiliki garis keturunan yang sangat tua?

Sebagian tumbuhan mampu bertahan melewati perubahan iklim, bencana alam, dan perubahan lingkungan selama jutaan tahun. Keberadaan mereka menjadi bukti luar biasa tentang kemampuan alam untuk beradaptasi.

Berikut 5 tanaman purba yang masih ada hingga sekarang

1.Ginkgo biloba

Ginkgo sering disebut sebagai salah satu tanaman berbiji tertua yang masih hidup. Fosil kerabatnya telah ditemukan dalam lapisan batuan berusia ratusan juta tahun. Pohon ini juga dikenal memiliki bentuk daun khas menyerupai kipas.Ahli botani Peter Crane dalam buku “Ginkgo: The Tree That Time Forgot” menjelaskan bahwa ginkgo memiliki sejarah evolusi yang sangat panjang dan mampu bertahan ketika banyak kelompok tumbuhan lain mengalami kepunahan.

2.Cycas

Cycas atau pakis haji termasuk kelompok tumbuhan berbiji terbuka yang telah ada sejak zaman sangat lampau. Bentuk tubuhnya menyerupai pohon palem, meskipun sebenarnya bukan palem. Cycas atau pakis haji termasuk kelompok tumbuhan berbiji terbuka yang telah ada sejak zaman sangat lampau. Bentuk tubuhnya menyerupai pohon palem, meskipun sebenarnya bukan palem.

3.Araucaria

Pohon Araucaria memiliki hubungan dengan kelompok tumbuhan konifer purba. Fosil kerabatnya menunjukkan sejarah panjang yang berkaitan dengan hutan pada zaman dinosaurus. Bentuknya yang khas membuat beberapa spesies Araucaria tetap mudah dikenali hingga sekarang.

4 Wollemia nobilis

Wollemia nobilis merupakan tumbuhan konifer yang sangat langka dari Australia. Tumbuhan ini pernah dianggap hanya diketahui melalui fosil hingga populasi hidupnya ditemukan pada akhir abad ke-20. Penemuan tersebut menjadi salah satu kejutan besar dalam dunia botani.

5.Metasequoia glyptostroboides

Metasequoia dikenal sebagai “fosil hidup” karena sebelumnya hanya diketahui dari catatan fosil. Populasi hidupnya ditemukan di Tiongkok pada abad ke-20.

Keberadaan tanaman purba yang masih bertahan hingga kini menjadi bukti luar biasa bahwa alam memiliki kemampuan beradaptasi yang menakjubkan. Tanaman-tanaman tersebut bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi juga bagian penting dari keanekaragaman hayati yang perlu kita jaga.

Dari ketahanannya menghadapi perubahan lingkungan, kita dapat belajar bahwa keberlangsungan hidup membutuhkan kemampuan beradaptasi dan keseimbangan dengan alam. Menjaga tanaman purba berarti turut menjaga warisan kehidupan bagi generasi mendatang.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular