MEDIAAKU.COM – Tidak sedikit orang yang pernah berada di titik lelah hingga merasa ingin menyerah menghadapi berbagai persoalan hidup. Tekanan pekerjaan, masalah pribadi, hingga berbagai tantangan sehari-hari sering kali membuat seseorang merasa kewalahan.
Meski demikian, orang yang memiliki mental tangguh umumnya mampu bangkit dan tetap melangkah maju. Salah satu cara yang mereka lakukan adalah membangun dialog positif dengan diri sendiri melalui afirmasi. Kalimat-kalimat sederhana yang diulang setiap hari dapat membantu mengubah cara pandang terhadap masalah sekaligus memperkuat ketahanan mental.
Menurut Asosiasi Psikologi Amerika (APA), seseorang memang tidak selalu bisa mengendalikan peristiwa yang menimbulkan stres. Namun, setiap orang dapat memilih bagaimana menafsirkan dan merespons situasi tersebut.
Dilansir dari YourTango, berikut tiga kalimat yang sering diucapkan oleh orang bermental kuat untuk membantu mereka menghadapi berbagai tantangan hidup.
1.”Aku yakin bisa melakukannya”
Orang yang memiliki mental kuat cenderung menanamkan keyakinan pada dirinya sendiri. Ketika menghadapi hambatan atau tugas yang sulit, mereka terus mengingatkan diri bahwa mereka mampu melewatinya. Afirmasi ini membantu membangun rasa percaya diri sekaligus mendorong seseorang untuk terus berusaha. Dengan keyakinan tersebut, seseorang lebih termotivasi untuk mencari solusi daripada fokus pada kesulitan yang sedang dihadapi.
2.”Aku sedang merasa stres, dan itu hal yang wajar”
Mengakui perasaan yang sedang dialami merupakan salah satu ciri ketangguhan mental. Pelatih kehidupan Michal Spiegelman menyarankan untuk menerima kondisi emosional yang muncul, termasuk stres, tanpa menghakimi diri sendiri. Dengan menyadari dan menerima perasaan tersebut, seseorang dapat lebih mudah melepaskan tekanan yang dirasakan. Cara ini juga membantu pikiran tetap fokus pada keadaan saat ini sehingga mengurangi kecemasan berlebihan dan membuka ruang bagi pemikiran yang lebih positif.
3.”Berhenti sejenak, tarik napas, pikirkan, lalu respons”
Saat emosi memuncak, banyak orang bereaksi secara spontan dan kemudian menyesalinya. Sebaliknya, orang bermental tangguh biasanya memberi waktu bagi dirinya untuk menenangkan diri sebelum mengambil keputusan atau memberikan tanggapan. Mereka memilih berhenti sejenak, mengatur napas, lalu mempertimbangkan situasi dengan lebih jernih. Kebiasaan ini membantu mengendalikan emosi, mengurangi risiko mengambil tindakan yang keliru, serta meningkatkan kemampuan menghadapi tekanan dengan lebih bijaksana.
Afirmasi positif bukanlah solusi instan untuk menghilangkan masalah, tetapi dapat menjadi alat yang membantu seseorang membangun ketahanan mental. Dengan membiasakan diri mengucapkan kalimat yang membangun, seseorang dapat lebih optimistis, tenang, dan siap menghadapi berbagai tantangan yang datang dalam kehidupan sehari-hari.(*/Stephany)

