Monday, August 24, 2026
HomePolitikIndonesia-Tiongkok Buka Babak Baru Kerja Sama Lewat Dialog Strategis Komprehensif

Indonesia-Tiongkok Buka Babak Baru Kerja Sama Lewat Dialog Strategis Komprehensif

MEDIAAKU.COM – Hubungan Indonesia dan Tiongkok memasuki fase baru dengan digelarnya Dialog Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Dialogue/CSD) pertama antara kedua negara di Jakarta belum lama ini. Forum tersebut dipimpin Menteri Luar Negeri RI Sugiono bersama Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Yi.

Melansir laman Kemenlu, Senin (24/8/2026) Menlu Sugiono menyebut peluncuran CSD menjadi langkah penting untuk memperkuat hubungan bilateral. Forum ini juga menjadi sarana bagi kedua negara untuk menjalankan kesepakatan para pemimpin, membuka peluang kerja sama baru, sekaligus membahas berbagai tantangan yang dihadapi bersama.

Di sektor ekonomi dan pembangunan, Indonesia dan Tiongkok membahas penyusunan Rencana Aksi 2027-2031 yang akan melanjutkan program kerja sama periode 2022-2026. Kedua negara juga berencana memperkuat kembali mekanisme kerja sama strategis di sektor perdagangan, energi, mineral, dan kemaritiman.

Indonesia turut mengapresiasi keberlanjutan investasi dan perdagangan dari Tiongkok. Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus menciptakan iklim usaha yang mendukung, termasuk dengan mempermudah aktivitas perdagangan serta mendorong akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan nasional.

Kerja sama juga diperluas pada sektor strategis seperti ketahanan pangan, energi, mineral, kecerdasan buatan, dan teknologi maju. Kedua pihak melihat pengembangan industri pendukung sebagai bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional masing-masing negara.

Di bidang maritim, Indonesia dan Tiongkok sepakat meningkatkan kolaborasi dalam keselamatan navigasi, riset kelautan, keamanan maritim, hingga pengembangan kapasitas. Kerja sama tersebut akan tetap mengacu pada hukum internasional, termasuk Konvensi Hukum Laut PBB atau UNCLOS 1982.

Sementara itu, hubungan antarmasyarakat menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan. Kedua negara mendorong peningkatan kerja sama pendidikan, termasuk penambahan kesempatan beasiswa bagi pelajar Indonesia di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Pengembangan sumber daya manusia agar memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia kerja juga menjadi bagian dari agenda kerja sama.

Pada sektor kesehatan, Indonesia dan Tiongkok menyambut baik peluang kolaborasi dalam produksi vaksin, pengembangan teknologi medis, serta peningkatan kapasitas.

Dalam isu kawasan, kedua negara kembali menegaskan pentingnya kemitraan ASEAN-Tiongkok dengan tetap menjunjung sentralitas ASEAN. Indonesia juga menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan Tiongkok di APEC pada 2026 serta berharap pelaksanaan KTT APEC di Shenzhen dapat berlangsung sukses.

Pertemuan perdana CSD tersebut turut diikuti sejumlah pejabat dari kedua negara, termasuk Wakil Menteri Perdagangan, Wakil Menteri ESDM, dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI. Dari pihak Tiongkok, Wang Yi didampingi sejumlah pejabat tinggi di bidang luar negeri, pembangunan dan reformasi, perdagangan, serta pertanian.

Peluncuran CSD menunjukkan upaya Indonesia dan Tiongkok untuk membangun hubungan yang semakin luas, tidak hanya dalam perdagangan dan investasi, tetapi juga mencakup teknologi, pendidikan, kesehatan, maritim, serta kerja sama regional dan multilateral.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular