Friday, November 6, 2026
HomeEkonomiMentan Amran Siapkan Pengembangan Jagung 500 Hektare dan Pasokan SPHP untuk Peternak

Mentan Amran Siapkan Pengembangan Jagung 500 Hektare dan Pasokan SPHP untuk Peternak

MEDIAAKU.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil langkah cepat untuk menindaklanjuti kebutuhan petani dan peternak jagung di Jawa Timur. Sejumlah permintaan langsung disetujui, mulai dari pengembangan lahan jagung seluas 500 hektare hingga penyaluran jagung SPHP untuk koperasi peternak.

Langkah tersebut disampaikan Amran saat berdialog dengan petani dan peternak di Blitar, Jawa Timur, belum lama ini. Dalam pertemuan itu, ia bahkan mencatat sejumlah permintaan di atas kertas agar segera ditindaklanjuti oleh jajarannya.

Melansir laman Kementan, Jumat (6/11/2026) Salah satu aspirasi datang dari Nur Syamsudin, peternak asal Blitar yang menjalankan usaha di Kalimantan Tengah. Ia menyatakan mampu mengembangkan lahan jagung bersama petani setempat hingga 500 hektare.

Menanggapi hal tersebut, Amran meminta jajarannya segera mengoordinasikan rencana pengembangan tersebut. Pemerintah juga akan memberikan dukungan berupa benih gratis, pompa air, serta alat dan mesin pertanian sesuai kemampuan anggaran negara.

Amran menjelaskan, pengembangan jagung akan dilakukan melalui sistem koperasi yang menghubungkan petani dengan peternak. Dengan demikian, hasil panen petani memiliki kepastian pasar, sementara peternak mendapatkan jaminan pasokan bahan baku pakan.

Apabila produksi jagung melimpah, Bulog dapat menyerap kelebihannya untuk dijadikan cadangan. Stok tersebut nantinya bisa dimanfaatkan kembali oleh koperasi ketika pasokan jagung mengalami kekurangan.Selain pengembangan lahan, Amran juga menyetujui permintaan 50 ton jagung SPHP dari Koperasi Koderma di Magetan. Ia langsung meminta jajarannya melayani kebutuhan tersebut pada hari yang sama.

Permintaan serupa disampaikan Suparto, peternak dari Lamongan. Ia mengeluhkan belum diterimanya pasokan jagung SPHP tahap ketiga meskipun koperasinya telah mendapatkan alokasi.Setelah mendengar keluhan tersebut, Amran menginstruksikan penyaluran 40 ton jagung melalui Bulog Bojonegoro agar kebutuhan peternak segera terpenuhi.

Amran menegaskan, pemerintah ingin memastikan persoalan yang dihadapi petani dan peternak mendapatkan penyelesaian konkret. Menurutnya, peningkatan produksi harus disertai sistem distribusi dan penyerapan hasil panen yang berjalan baik.

Melalui penguatan koperasi, dukungan sarana pertanian, serta keterlibatan Bulog, pemerintah berharap tercipta rantai pasok jagung yang lebih terintegrasi. Dengan begitu, petani memperoleh kepastian pasar dan peternak dapat mengakses bahan baku pakan secara lebih terjamin.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular