Saturday, June 20, 2026
HomeBeritaAPQ Awards 2026: Inovasi Pekerja Pertamina Hadirkan SAF dari Minyak Jelantah hingga...

APQ Awards 2026: Inovasi Pekerja Pertamina Hadirkan SAF dari Minyak Jelantah hingga Pelindung Rig Berbasis Limbah Makanan

MEDIAAKU.COM – Ratusan inovasi dari para pekerja PT Pertamina (Persero) kembali menjadi sorotan dalam gelaran Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2026. Beragam terobosan yang dihasilkan tidak hanya berfokus pada peningkatan efisiensi operasional, tetapi juga mendukung upaya keberlanjutan dan penguatan daya saing perusahaan.

Puncak APQ Awards ke-16 diselenggarakan di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta. Mengusung tema “Elevating Talent, Accelerating Innovation, and Delivering Enterprise Value”, ajang ini melibatkan 915 pekerja yang tergabung dalam 120 kelompok inovasi dari berbagai entitas Pertamina Group.

Melansir BeritaSatu, Sabtu (20/6/2026) Salah satu inovasi unggulan datang dari tim Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap yang berhasil mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbahan dasar minyak jelantah. Bahan bakar ramah lingkungan untuk sektor penerbangan tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mempercepat transisi energi dan mendukung target Net Zero Emission.

Inovasi lain yang menarik perhatian berasal dari PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI). Tim PDSI meraih penghargaan Platinum berkat pengembangan cairan anti-karat untuk peralatan pengeboran yang dibuat dari limbah makanan.

Menurut Manager Organization & Quality Management PDSI, Riyan Tamara, inovasi tersebut lahir dari tantangan operasional di lapangan, di mana peralatan pengeboran rentan mengalami korosi. Selain membantu menjaga kualitas peralatan, solusi ramah lingkungan ini juga mampu mengurangi pencemaran dan menekan jumlah limbah yang dihasilkan.

Terobosan tersebut tercatat memberikan penghematan biaya operasional hingga Rp81 miliar bagi perusahaan. Direktur SDM Pertamina, Andy Arvianto, menegaskan bahwa inovasi yang lahir melalui APQ Awards tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perusahaan melalui penghematan biaya, peningkatan keandalan operasional, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia.

Ia menjelaskan bahwa APQ Awards berfungsi sebagai instrumen strategis untuk memetakan tingkat inovasi dan kualitas di seluruh entitas Pertamina Group. Hasil penilaian kompetisi ini menjadi sumber data bagi manajemen untuk mengidentifikasi kekuatan, kesenjangan, dan peluang perbaikan di berbagai lini organisasi.

Sejalan dengan tema yang diusung, APQ Awards juga menjadi bagian dari upaya transformasi perusahaan menuju sistem yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan memiliki tata kelola yang semakin baik.Pada penyelenggaraan tahun ini, dewan juri memberikan penghargaan Platinum kepada 40 kelompok inovasi, Gold kepada 53 kelompok, dan Silver kepada 27 kelompok.

Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, memastikan bahwa seluruh inovasi yang dihasilkan tidak akan berhenti pada tahap kompetisi. Menurutnya, seluruh gagasan yang telah dikembangkan akan dimasukkan ke dalam sistem knowledge management perusahaan agar dapat diterapkan di berbagai unit operasional Pertamina di seluruh Indonesia.

Ia menambahkan, keberlanjutan setiap inovasi akan dipantau melalui sustainability audit pasca-kompetisi untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dan mendukung ketahanan energi nasional.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular