Thursday, July 2, 2026
HomeLifestyleAsal-Usul Istilah Comfort Food, Makanan yang Memberikan Rasa Nyaman

Asal-Usul Istilah Comfort Food, Makanan yang Memberikan Rasa Nyaman

MEDIAAKU.COM – Saat sedang merasa sedih, lelah, atau tertekan, banyak orang memilih menyantap makanan favorit yang mampu membuat suasana hati menjadi lebih baik. Jenis makanan ini dikenal dengan sebutan comfort food, yaitu makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan rasa nyaman secara emosional.

Secara umum, comfort food merupakan makanan yang memiliki cita rasa, aroma, atau tekstur yang sudah akrab sehingga mampu membangkitkan kenangan menyenangkan. Karena berkaitan dengan pengalaman pribadi, setiap orang bisa memiliki comfort food yang berbeda. Ada yang memilih masakan rumahan, camilan favorit, hingga hidangan khas yang mengingatkan pada masa kecil. Meski kini istilah comfort food sangat populer, ternyata sebutan tersebut sudah digunakan sejak puluhan tahun lalu.

Berdasarkan informasi dari The Daily Meal, istilah ini pertama kali muncul dalam sebuah artikel surat kabar Palm Beach Post pada tahun 1966. Saat itu, istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan kecenderungan orang dewasa mencari makanan yang memberikan rasa nyaman ketika menghadapi tekanan emosional maupun sosial.

Popularitas comfort food terus berkembang pada dekade berikutnya. Menurut JSTOR Daily, aktris legendaris Liza Minnelli pernah menyebut istilah tersebut dalam wawancara bersama kolumnis makanan Johna Blinn pada 1970. Ia menggambarkan comfort food sebagai makanan yang menghadirkan kepuasan dan membuat seseorang ingin terus menikmatinya. Pernyataan itu turut memperkenalkan istilah tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

Hubungan antara makanan dan emosi memang sangat erat. Aroma, rasa, maupun tekstur tertentu sering kali memicu ingatan akan momen-momen membahagiakan, seperti kebersamaan dengan keluarga, masakan ibu, atau pengalaman semasa kecil. Bagi sebagian orang Indonesia, misalnya, hidangan sederhana seperti nasi goreng atau masakan rumahan bisa menjadi sumber kenyamanan.

Karena mampu membangkitkan kenangan positif, comfort food sering dipilih sebagai pelipur lara ketika seseorang sedang menghadapi tekanan. Meski hanya memberikan efek sementara, makanan tersebut dapat membantu menghadirkan rasa tenang dan membuat suasana hati terasa lebih baik.

Itulah sebabnya comfort food tidak sekadar menjadi tren kuliner. Istilah ini mencerminkan hubungan antara makanan, emosi, dan kenangan yang dimiliki setiap individu. Walaupun jenis makanan favorit setiap orang berbeda, tujuan utamanya tetap sama, yaitu menghadirkan rasa nyaman melalui hidangan yang terasa akrab dan penuh makna.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular