Friday, July 3, 2026
HomeIbu dan AnakBenarkah Bayi Cegukan Karena Kedinginan? Ini Faktanya!

Benarkah Bayi Cegukan Karena Kedinginan? Ini Faktanya!

MEDIAAKU.COM – Cegukan pada bayi sering membuat orang tua khawatir. Salah satu mitos yang cukup umum adalah bahwa bayi cegukan karena kedinginan. Namun, menurut penjelasan medis, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

Dalam dunia Ilmu Kedokteran Anak, cegukan terjadi akibat kontraksi tiba-tiba pada diafragma, yaitu otot yang berperan dalam proses pernapasan. Kontraksi ini diikuti dengan penutupan pita suara yang menghasilkan bunyi “hik”. Pada bayi, sistem saraf dan otot masih berkembang, sehingga refleks seperti cegukan lebih sering terjadi dibandingkan pada orang dewasa.

Menurut Dr. Harvey Karp, seorang dokter anak dan penulis buku “The Happiest Baby on the Block”, cegukan pada bayi umumnya disebabkan oleh hal-hal seperti perut yang terlalu penuh, menelan udara saat menyusu, atau perubahan suhu yang mendadak,namun bukan semata-mata karena kedinginan. Ia menegaskan bahwa cegukan adalah kondisi normal dan biasanya tidak berbahaya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Dr. Tanya Altmann dalam bukunya “Baby Basics”. Ia menjelaskan bahwa bayi bahkan bisa cegukan saat masih berada di dalam kandungan. Hal ini menunjukkan bahwa cegukan adalah bagian alami dari perkembangan, bukan tanda bahwa bayi merasa dingin.

Meski begitu, menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat tetap penting. Bayi memang lebih sensitif terhadap perubahan suhu, sehingga orang tua perlu memastikan mereka mengenakan pakaian yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Namun, jika bayi cegukan, tidak perlu langsung menganggapnya kedinginan.

Cara sederhana untuk mengatasi cegukan antara lain adalah dengan membuat bayi bersendawa setelah menyusu, mengubah posisi menyusui, atau memberi waktu agar cegukan berhenti dengan sendirinya. Hindari cara-cara yang tidak aman seperti menakuti bayi atau memberikan air secara paksa.

Cegukan pada bayi adalah hal yang wajar dan bukan indikator utama bahwa bayi kedinginan. Orang tua sebaiknya memahami penyebab yang sebenarnya agar tidak panik berlebihan.

Tetap tenang dan observasi kondisi bayi dengan bijak. Jika cegukan berlangsung lama atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk memastikan kesehatan si kecil tetap terjaga.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular