MEDIAAKU.COM – Dalam keluarga, ayah dan ibu memiliki peran penting dalam mendidik anak. Meskipun tujuan keduanya sama, yaitu membentuk anak menjadi pribadi yang baik, cara pendekatan yang digunakan sering kali berbeda. Perbedaan ini justru saling melengkapi sehingga membantu perkembangan anak secara seimbang.
Ayah umumnya dikenal memiliki pendekatan yang lebih tegas dan menekankan pada kemandirian. Banyak ayah mendorong anak untuk berani mengambil risiko, belajar menghadapi tantangan, serta bertanggung jawab atas tindakannya.
Menurut Michael E. Lamb dalam kajian tentang peran ayah, keterlibatan ayah dalam pengasuhan membantu anak mengembangkan keberanian, kemampuan memecahkan masalah, dan rasa percaya diri. Ayah sering mengajarkan disiplin, aturan, serta bagaimana anak menghadapi dunia luar.
Sementara itu, ibu biasanya lebih menonjolkan pendekatan emosional dan kehangatan. Ibu cenderung memberikan perhatian yang lebih detail terhadap kebutuhan anak, baik secara fisik maupun perasaan.
Dalam buku “The Psychology of Parenting”, dijelaskan bahwa ibu sering menjadi figur utama dalam memberikan rasa aman dan dukungan emosional bagi anak. Kehangatan ini membantu anak belajar empati, kasih sayang, serta kemampuan menjalin hubungan sosial dengan orang lain.
Selain itu, ahli perkembangan anak Diana Baumrind menjelaskan bahwa pola asuh yang baik biasanya merupakan kombinasi antara ketegasan dan kehangatan. Ketegasan membantu anak memahami batasan dan tanggung jawab, sedangkan kehangatan membuat anak merasa dicintai dan dihargai.
Dalam banyak keluarga, ayah dan ibu secara alami menghadirkan dua pendekatan ini.Perbedaan cara didik ini sebenarnya bukan untuk dibandingkan mana yang lebih baik. Justru, ketika ayah dan ibu bekerja sama, anak mendapatkan keseimbangan antara disiplin dan kasih sayang. Anak belajar menjadi pribadi yang kuat sekaligus memiliki empati terhadap orang lain.
Keluarga yang harmonis bukanlah keluarga yang memiliki cara mendidik yang sama, tetapi keluarga yang mampu saling melengkapi. Ayah dan ibu perlu saling menghargai peran masing-masing dalam mendidik anak. Dengan kerja sama dan komunikasi yang baik, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, percaya diri, dan penuh kasih kepada sesama.(*/janu)

