MEDIAAKU.COM – Pernahkah Anda melihat anjing tidur sambil menggerakkan kakinya, mengeluarkan suara kecil, atau mengibaskan ekornya? Perilaku tersebut sering membuat pemilik hewan bertanya-tanya: apakah anjing sedang bermimpi?
Berdasarkan penelitian mengenai tidur hewan, bukti ilmiah menunjukkan bahwa anjing mengalami tahapan tidur REM (Rapid Eye Movement), yaitu fase tidur yang pada manusia sangat berkaitan dengan munculnya mimpi.Peneliti dan psikolog Stanley Coren, penulis buku “Do Dogs Dream? Nearly Everything Your Dog Wants to Know About Your Dog”, berpendapat bahwa anjing memang dapat bermimpi.
Menurut Coren, struktur tidur anjing memiliki kemiripan dengan manusia. Karena itu, gerakan kaki, kedutan wajah, suara lirih, atau perubahan napas ketika tidur dapat menjadi tanda aktivitas otak selama tidur, meskipun kita tidak dapat mengetahui secara langsung isi mimpi mereka.
Pertanyaan berikutnya adalah, apa yang mungkin muncul dalam mimpi anjing? Coren dan sejumlah peneliti menduga pengalaman sehari-hari dapat menjadi bagian dari aktivitas mimpi.
Seekor anjing mungkin saja “mengulang” pengalaman bermain, berjalan-jalan, mengejar sesuatu, makan, atau berinteraksi dengan pemiliknya. Namun, hal ini masih merupakan dugaan, karena manusia belum dapat mengetahui secara langsung cerita yang muncul dalam pikiran anjing ketika tidur.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman sebelumnya dapat diputar kembali oleh otak ketika tidur dan berkaitan dengan proses memori.
Tidur juga penting bagi fungsi kognitif anjing. Kajian ilmiah mengenai tidur pada anjing menunjukkan bahwa tidur dapat berperan dalam konsolidasi memori, sementara pengalaman sebelum tidur, usia, dan kondisi lingkungan dapat memengaruhi pola tidurnya.Jadi, ketika anjing kesayangan kita bergerak atau bersuara saat tidur, sangat mungkin ia sedang mengalami aktivitas mimpi.
Sebaiknya anjing yang sedang tidur tidak dibangunkan secara tiba-tiba, terutama ketika gerakannya terlihat kuat, karena ia dapat terkejut.Tidur bukan sekadar waktu bagi anjing untuk beristirahat. Di balik tubuh yang terlelap, otaknya tetap menjalankan berbagai proses penting.
Memberikan tempat tidur yang nyaman dan waktu istirahat yang cukup merupakan salah satu bentuk kepedulian sederhana terhadapnya.(*/janu)

