MEDIAAKU.COM – Menjaga kesehatan otak tidak hanya penting ketika memasuki usia lanjut. Berbagai kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu mempertahankan daya ingat, kemampuan berpikir, konsentrasi, dan fungsi kognitif secara keseluruhan.
Melansir beberapa sumber dan National Institutes of Health, berikut lima kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:
1.Rutin Berolahraga
Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau senam dapat mendukung kesehatan otak. National Institute on Aging (NIA) mencatat bahwa aktivitas fisik termasuk salah satu kebiasaan yang banyak diteliti kaitannya dengan kesehatan kognitif. Salah satu penelitian yang didukung NIA juga menggunakan target sekitar 150 menit aktivitas fisik per minggu sebagai salah satu indikator gaya hidup sehat.
2.Mengonsumsi Makanan Bergizi
Pola makan yang kaya sayuran, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, ikan, dan sumber lemak sehat dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan otak. Pola Mediterranean dan MIND, misalnya, dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik serta risiko penurunan kognitif yang lebih rendah dalam sejumlah penelitian.
3.Melatih Otak Secara Rutin
Otak juga membutuhkan stimulasi agar tetap aktif. Membaca, mempelajari keterampilan baru, bermain permainan strategi, menulis, atau mempelajari bahasa baru dapat menjadi aktivitas yang merangsang kemampuan berpikir. NIA menyebut aktivitas kognitif dan cognitive training sebagai salah satu pendekatan yang terus diteliti untuk mendukung kesehatan kognitif.
4.Menjaga Hubungan Sosial
Berinteraksi dengan keluarga, teman, komunitas, atau mengikuti kegiatan sosial tidak hanya bermanfaat bagi suasana hati, tetapi juga dapat memberikan stimulasi mental. Tinjauan ilmiah menunjukkan bahwa aktivitas sosial merupakan salah satu faktor gaya hidup yang berkaitan dengan kesehatan otak dan fungsi kognitif.
5.Menjaga Kualitas Tidur
Tidur yang cukup dan berkualitas penting untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk fungsi otak. Penelitian mengenai pencegahan penurunan kognitif terus menempatkan tidur sebagai salah satu faktor gaya hidup yang perlu diperhatikan bersama aktivitas fisik, pola makan, serta keterlibatan sosial dan kognitif.
Pada dasarnya, menjaga fungsi kognitif tidak bergantung pada satu kebiasaan saja. Menggabungkan aktivitas fisik, pola makan sehat, stimulasi otak, interaksi sosial, dan tidur yang baik dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih mendukung kesehatan otak dalam jangka panjang.
Bukti penelitian menunjukkan bahwa kombinasi beberapa kebiasaan sehat berpotensi memberikan manfaat lebih besar dibandingkan hanya berfokus pada satu faktor.(*/Stephany)

