Tuesday, May 19, 2026
HomeBeritaBP3MI Sulut Bentuk Satgas Pentahelix untuk Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

BP3MI Sulut Bentuk Satgas Pentahelix untuk Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

MEDIAAKU.COM – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pentahelix Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dalam kegiatan yang digelar di kantor BP3MI Sulawesi Utara belum lama ini. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kerja sama lintas sektor dalam meningkatkan pelindungan bagi para pekerja migran Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara.

Melansir laman KP2MI, Selasa (19/5/2026) Pembentukan satgas tersebut melibatkan berbagai unsur penting melalui konsep pentahelix, yakni kolaborasi antara pemerintah, akademisi, aparat penegak hukum, dunia usaha, media, dan masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung pencegahan hingga penanganan berbagai persoalan yang dihadapi pekerja migran Indonesia.

Sejumlah perwakilan dari berbagai instansi turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya akademisi Universitas Negeri Manado, Titof Tulaka, perwakilan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Utara Hendi Bagania, serta perwakilan Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Sulawesi Utara, Asse. Hadir pula Abdulrawi M dari Dinas Tenaga Kerja Bolaang Mongondow dan Jan Peterson dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado.

Selain unsur pemerintah dan aparat, kegiatan ini juga melibatkan media, dunia usaha, serta masyarakat yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat sistem pelindungan pekerja migran secara menyeluruh.

Dalam forum tersebut, seluruh peserta menyatakan komitmen bersama untuk mempererat koordinasi antarinstansi. Fokus kerja sama meliputi edukasi kepada masyarakat, pencegahan penempatan pekerja migran secara nonprosedural, penanganan kasus pekerja migran bermasalah, hingga penguatan jaminan pelindungan sosial.

Kepala BP3MI Sulawesi Utara, M. Syachrul Afiryadi, menegaskan pentingnya keberadaan satgas ini sebagai wadah kolaborasi lintas sektor.

“Pembentukan Satgas Pentahelix ini diharapkan menjadi wadah kolaboratif dalam menciptakan sistem pelindungan pekerja migran yang lebih terintegrasi, responsif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pelaksanaan Gerakan Nasional Migran Aman di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan Surat Komitmen Bersama oleh seluruh unsur yang terlibat. Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memberikan pelindungan kepada pekerja migran Indonesia sejak sebelum keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga kembali ke tanah air.

Semangat kebersamaan juga ditegaskan melalui slogan, “Torang jaga sampai akhir!” yang menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelindungan pekerja migran Indonesia.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular