Wednesday, July 8, 2026
HomePolitikPrabowo dan PM Lawrence Wong Sepakati 26 Kerja Sama Strategis, Perkuat Kemitraan...

Prabowo dan PM Lawrence Wong Sepakati 26 Kerja Sama Strategis, Perkuat Kemitraan Indonesia-Singapura

MEDIAAKU.COM – Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyepakati 26 kerja sama strategis dalam pertemuan Leaders’ Retreat yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta belum lama ini. Kesepakatan tersebut menjadi langkah baru dalam mempererat hubungan Indonesia dan Singapura melalui kolaborasi yang lebih luas di berbagai sektor.

Melansir laman Kemenlu, Rabu (8/7/2026) Dalam pertemuan tersebut, kedua negara tidak hanya membahas kerja sama ekonomi, tetapi juga memperkuat kolaborasi di bidang transisi energi bersih, pertahanan, keamanan kawasan, hingga pengembangan teknologi. Keseluruhan kesepakatan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

Presiden Prabowo mengatakan hasil pertemuan kali ini menunjukkan semakin eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Singapura.

“Pertemuan kali ini menghasilkan 26 capaian nyata, capaian konkret di berbagai bidang. Di antaranya 18 kesepakatan kerja sama antarpemerintah dan 8 kesepakatan antara business-to-business. Capaian-capaian ini mencerminkan semakin luas dan mendalam kerja sama kita,” ujar Presiden Prabowo.

Kesepakatan yang dihasilkan mencakup penguatan ketahanan ekonomi dan rantai pasok, percepatan transisi energi hijau melalui perdagangan listrik lintas batas serta kredit karbon, hingga pengembangan infrastruktur digital dan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Selain itu, Indonesia dan Singapura juga memperluas kerja sama di bidang pertahanan, konektivitas penerbangan, pengembangan kawasan industri, serta sektor sosial seperti kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan kerja sama antarlembaga legislatif.

Sementara itu, Perdana Menteri Lawrence Wong menyampaikan keyakinannya terhadap prospek pertumbuhan Indonesia, khususnya dalam pengembangan energi baru dan terbarukan. Ia menegaskan Singapura siap menjadi mitra strategis, termasuk melalui proyek tenaga surya di Morowali, Sulawesi Tengah.

“Kami memiliki optimisme yang kuat terhadap prospek masa depan Indonesia. Singapura siap untuk terus memperkuat kemitraan strategis ini, baik dalam mendukung transisi energi hijau maupun memperkokoh pertahanan bersama, demi memastikan kawasan kita tetap stabil, aman, dan sejahtera,” kata PM Lawrence Wong.

Selain kerja sama ekonomi, kedua pemimpin juga membahas pentingnya menjaga stabilitas geopolitik dan keamanan maritim di kawasan. Salah satu fokus utama adalah menjaga keamanan Selat Malaka yang menjadi jalur pelayaran internasional yang sangat strategis.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Singapura memiliki kepentingan bersama untuk memastikan Selat Malaka tetap aman dari berbagai ancaman.

“Kita harus pelihara keamanan, perdamaian di selat itu, juga tentunya keamanan dari polusi, dari kecelakaan, dan juga dari perompakan atau dari piracy. Ini merupakan kepentingan yang vital antara negara-negara di sekitar Selat Malaka,” ujar Prabowo.

Presiden juga menambahkan Indonesia dan Singapura akan terus berkoordinasi dengan Malaysia dan Thailand untuk menjaga Selat Malaka tetap terbuka, aman, dan dapat dilalui seluruh pihak sesuai prinsip-prinsip United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982. Langkah tersebut dinilai penting guna mendukung stabilitas kawasan sekaligus menjaga kelancaran jalur perdagangan internasional.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular