MEDIAAKU.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali menjalankan Program Pemagangan Nasional atau MagangHub bagi lulusan perguruan tinggi. Pada Angkatan II Batch 1 Tahun 2026, sebanyak 46.160 peserta resmi terpilih untuk menjalani pemagangan selama enam bulan.
Melansir BeritaSatu, Rabu (12/8/2026) Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan, program tersebut dirancang untuk membantu lulusan perguruan tinggi, termasuk pendidikan profesi, memperoleh pengalaman nyata sebelum memasuki dunia kerja. Peserta juga akan mendapatkan bimbingan mentor sekaligus kesempatan mengembangkan kompetensi dan memahami budaya kerja profesional.
Menurut Yassierli, keberadaan MagangHub tidak hanya ditujukan bagi pencari kerja muda. Program ini juga menjadi bagian dari stimulus ekonomi 2026 karena dapat memberikan dukungan kepada dunia usaha sekaligus mendorong peningkatan daya beli masyarakat.
Pada pelaksanaan kali ini, terdapat 3.672 penyelenggara yang ikut terlibat. Mereka terdiri dari 1.830 perusahaan serta 1.842 kementerian dan lembaga. Secara keseluruhan, tersedia 28.455 posisi magang dengan kapasitas mencapai 54.304 peserta.
Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut juga cukup tinggi. Dari 732.483 orang yang mendaftar, sebanyak 244.982 dinyatakan memenuhi persyaratan awal. Setelah melewati berbagai tahapan seleksi dan verifikasi nasional, akhirnya 46.160 peserta ditetapkan mengikuti program, sementara 242 calon peserta lainnya tidak dapat ditetapkan karena tidak memenuhi ketentuan pada tahap verifikasi akhir.
Yassierli menegaskan bahwa kegiatan magang seharusnya tidak berhenti pada pemenuhan administrasi. Program ini perlu dimanfaatkan sebagai proses pembentukan keterampilan, pengalaman, serta sikap profesional yang sesuai kebutuhan industri.
Program MagangHub juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mendukung sektor usaha di tengah tantangan ekonomi. Sebelumnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai stimulus untuk membantu perusahaan mempertahankan tenaga kerja, salah satunya melalui insentif PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah bagi pekerja yang memenuhi kriteria.
Selain insentif perpajakan, pemerintah memberikan dukungan pembiayaan melalui program pemagangan nasional. Dalam skema tersebut, peserta memperoleh uang saku selama masa pemagangan sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban perusahaan sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta muda untuk memperoleh pengalaman kerja.
Dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan lulusan perguruan tinggi, Program MagangHub diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja serta menciptakan talenta yang lebih siap menghadapi dunia profesional.(*/Stephany)

