Thursday, September 24, 2026
HomePendidikanSekolah Rakyat Beroperasi di 182 Titik, Siswa Capai Lebih dari 44 Ribu

Sekolah Rakyat Beroperasi di 182 Titik, Siswa Capai Lebih dari 44 Ribu

MEDIAAKU.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas rencana perluasan akses pendidikan gratis dan berkualitas, mulai jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi negeri (PTN).

Dalam rapat itu, Gus Ipul turut menyampaikan perkembangan program Sekolah Rakyat. Melansir laman Kemensos, Kamis (24/9/2026) Saat ini, program tersebut telah berjalan di 182 lokasi dengan jumlah peserta didik mencapai lebih dari 44.000 siswa. Dari jumlah tersebut, lebih dari 90 lokasi telah menggunakan bangunan permanen.

Gus Ipul mengatakan pemerintah masih melakukan pembenahan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik dan sumber daya manusia lainnya, sekaligus melengkapi fasilitas penunjang pembelajaran.

Meski masih terdapat sejumlah kekurangan, ia menyebut proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat secara umum telah berjalan dengan baik.

Siswa yang mengikuti program tersebut berasal dari keluarga rentan dengan kondisi dan pengalaman yang beragam. Menurut Gus Ipul, ada siswa yang sebelumnya sempat berhenti sekolah selama satu hingga dua tahun. Ada pula yang pernah bekerja di lingkungan yang tidak sesuai bagi anak dan membutuhkan pendampingan sebelum dapat mengikuti kegiatan belajar secara optimal.

“Yang sekolah di sini adalah anak-anak istimewa dari keluarga rentan dengan memiliki latar belakang yang beragam,” ujar Gus Ipul.

Selain perkembangan Sekolah Rakyat, rapat terbatas juga membahas perluasan pendidikan gratis pada sekolah negeri, termasuk jenjang TK dan madrasah negeri. Pemerintah juga menyoroti peningkatan kualitas guru sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan.

Sementara untuk perguruan tinggi negeri, pemerintah masih melakukan penghitungan kebutuhan anggaran serta menyusun tahapan penerapan pembebasan biaya kuliah. Presiden Prabowo meminta kajian mengenai kebijakan tersebut diperdalam oleh tim yang dipimpin Menko PMK Pratikno.

Hasil kajian nantinya akan kembali dilaporkan kepada Presiden sebagai bahan menentukan langkah selanjutnya terkait perluasan akses pendidikan gratis.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular