Tuesday, September 15, 2026
HomeTeknologiStartup Teknologi RI Terus Didorong Lahirkan Produk Berdaya Saing Global

Startup Teknologi RI Terus Didorong Lahirkan Produk Berdaya Saing Global

MEDIAAKU.COM – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong perusahaan teknologi dalam negeri untuk terus menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Inovasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan nilai tambah di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing secara global.

Melansir laman Kemenekraf, Senin (14/9/2026) Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menilai perkembangan perusahaan teknologi Indonesia seperti McEasy dapat menjadi contoh bagaimana inovasi lokal dikembangkan untuk menjawab kebutuhan sektor mobilitas, transportasi, dan logistik.

Menurut Teuku Riefky, Indonesia memiliki potensi besar berupa talenta, pasar, serta kebutuhan industri yang dapat menjadi ruang bagi pertumbuhan perusahaan teknologi. Namun, inovasi tersebut perlu diarahkan hingga memiliki nilai komersial dan mampu masuk ke pasar internasional.

Didirikan pada 2017, McEasy kini telah digunakan oleh sekitar 2.000 perusahaan. Platform tersebut mencatat perjalanan kendaraan hingga sekitar 350 juta kilometer setiap bulan.

Perusahaan ini juga baru memperoleh pendanaan Seri B sebesar 9 juta dolar AS dari Integra Partners, ditambah fasilitas growth debt dari InnoVen Capital. Sebelumnya, McEasy telah mendapatkan pendanaan Seed dan Seri A dari East Ventures serta Granite Asia.

Teuku Riefky mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan perusahaan teknologi Indonesia memiliki peluang untuk menghasilkan produk yang dibutuhkan industri sekaligus mendapatkan kepercayaan dari pasar dan investor.

Kementerian Ekraf, lanjutnya, akan berperan sebagai fasilitator bagi startup agar inovasi yang dihasilkan dapat berkembang dari tahap awal hingga menjadi produk komersial yang berkelanjutan.

Sementara itu, Co-Founder sekaligus CEO McEasy Raymond Sutjiono mengatakan pendanaan Seri B akan dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan teknologi analitik dan kecerdasan artifisial (AI). Langkah tersebut sekaligus mendukung rencana ekspansi McEasy ke pasar Asia Tenggara.

Raymond menjelaskan, teknologi yang dikembangkan McEasy diarahkan untuk memanfaatkan data kendaraan yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun sehingga dapat menghasilkan prediksi dan membantu operator armada mengambil keputusan dengan lebih tepat.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular