MEDIAAKU.COM – Semut dan kecoa kerap muncul di rumah, terutama di area dapur, tempat sampah, serta meja makan yang kotor. Selain menggunakan semprotan pembasmi serangga, sebagian orang memilih cuka putih sebagai alternatif karena dianggap lebih praktis.
Menurut ahli pengendalian hama Garret Thrasher, cuka putih dapat membunuh beberapa jenis serangga bertubuh lunak jika disemprotkan secara langsung. Contohnya, ulat, ngengat tertentu, dan nyamuk.Meski demikian, cuka putih tidak selalu efektif untuk semua jenis serangga. Kecoa, semut, kumbang, dan laba-laba umumnya tidak langsung mati ketika terkena semprotan cuka.
Ahli pengendalian hama Greg Baumann juga menjelaskan bahwa cuka bisa membantu mengendalikan serangga kecil, tetapi penggunaannya tidak selalu praktis.Selain efektivitasnya yang terbatas, kandungan asam dalam cuka berpotensi merusak permukaan tertentu, seperti keramik dan material kayu. Cairan ini juga dapat memudarkan cat atau merusak lapisan pelindung furnitur.
Daripada mengandalkan cuka putih, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah serangga bersarang di rumah.
Pertama, tutup celah pada kusen jendela, pintu, dan bagian rumah lainnya menggunakan bahan penyegel yang sesuai. Periksa pula loteng serta area lain yang berpotensi menjadi jalan masuk serangga.
Kedua, jaga kebersihan rumah dengan membuang sampah secara rutin dan tidak membiarkan sisa makanan berserakan. Segera cuci piring kotor agar tidak menarik perhatian semut maupun kecoa.
Dengan menjaga kebersihan dan menutup akses masuk serangga, risiko munculnya hama di dalam rumah dapat dikurangi tanpa harus bergantung pada cuka putih.(*/Stephany)

