MEDIAAKU.COM – Menyimpan sisa makanan di dalam kulkas merupakan cara yang tepat untuk menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan. Namun, banyak orang masih bertanya-tanya apakah makanan yang masih panas boleh langsung dimasukkan ke dalam kulkas.
Secara umum, makanan tidak perlu dibiarkan hingga benar-benar dingin di suhu ruang. Namun, makanan yang masih sangat panas dalam jumlah besar sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke kulkas karena dapat memengaruhi suhu di dalamnya.
Merangkum dari beberapa sumber dan USDA Food Safety and Inspection Service berikut beberapa alasannya.
1.Menaikkan Suhu di Dalam Kulkas
Makanan yang masih sangat panas dapat meningkatkan suhu di dalam kulkas untuk sementara waktu. Akibatnya, bahan makanan lain di sekitarnya bisa ikut menghangat sehingga berisiko lebih cepat rusak atau menjadi tempat berkembangnya bakteri.
2.Membuat Kulkas Bekerja Lebih Keras
Saat makanan panas dimasukkan ke kulkas, kompresor harus bekerja lebih keras untuk menurunkan suhu makanan sekaligus menjaga suhu di dalam kulkas tetap stabil. Jika hal ini sering dilakukan, konsumsi listrik dapat meningkat dan beban kerja kulkas menjadi lebih berat.
3.Uap Air Memicu Kondensasi
Makanan panas menghasilkan banyak uap air. Ketika uap tersebut mendingin di dalam kulkas, akan terbentuk embun atau kondensasi yang membuat kelembapan meningkat. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas makanan lain dan memicu pertumbuhan jamur maupun bakteri.
4.Makanan Membutuhkan Waktu Lebih Lama untuk Mendingin Jika Disimpan dalam Wadah Besar
Panci atau wadah besar berisi makanan panas akan mendingin lebih lambat, sehingga bagian tengah makanan dapat bertahan lebih lama pada suhu yang mendukung pertumbuhan bakteri. Karena itu, makanan sebaiknya dipindahkan ke beberapa wadah kecil atau dangkal agar proses pendinginan berlangsung lebih cepat.(*/Stephany)

