MEDIAAKU.COM – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong pemulihan ekonomi pelaku usaha kecil yang terdampak bencana di wilayah Sumatera. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas keterlibatan mereka dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melansir laman KemenUMKM, Selasa (14/4/2026) Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menjelaskan bahwa bertambahnya jumlah dapur dalam program MBG membuka peluang besar bagi UMKM untuk menjadi pemasok kebutuhan pangan. Kondisi ini menuntut pelaku usaha agar semakin siap, baik dari segi kualitas produk maupun daya saing.
Menurutnya, upaya ini bukan hanya bertujuan memulihkan kondisi ekonomi masyarakat terdampak, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kualitas usaha mikro agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Pemerintah pun mendorong penerapan kebijakan afirmatif di setiap dapur MBG, dengan mengutamakan penggunaan produk lokal hasil UMKM.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemerintah menggelar workshop pengembangan kapasitas produksi bagi UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dari sektor pangan, termasuk pelaku usaha mikro dan pihak pendukung operasional dapur MBG. Program ini merupakan kelanjutan dari rangkaian sebelumnya yang diawali melalui webinar.
Setelah mengikuti workshop, para peserta akan menjalani tahap kurasi untuk mendapatkan pelatihan lanjutan serta pendampingan. Mereka juga berkesempatan mengikuti proses temu mitra atau business matching dengan SPPG di wilayah Sumatera Barat.
Riza menekankan bahwa UMKM diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung program nasional sekaligus memperkuat ekonomi daerah. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan kerja sama yang berkesinambungan antara Kementerian UMKM, Badan Gizi Nasional, serta pemerintah daerah.
Kolaborasi ini mencakup peningkatan kapasitas produksi, pemenuhan standar keamanan pangan, hingga perbaikan tata kelola usaha. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem MBG yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui dukungan afirmatif dan perluasan partisipasi dalam program MBG, pemerintah berharap UMKM yang terdampak bencana tidak hanya pulih, tetapi juga mampu berkembang secara berkelanjutan dan memiliki daya saing yang lebih kuat di masa depan.(*/Stephany)

