MEDIAAKU.COM – Di era serba digital, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer, ponsel, atau tablet. Meski teknologi memudahkan pekerjaan dan komunikasi, paparan layar yang terlalu lama juga dapat memicu “digital fatigue”, yaitu kondisi ketika tubuh dan pikiran mulai lelah akibat penggunaan perangkat digital secara berlebihan.
Melansir beberapa sumber dan World Health Organization, berikut lima tanda yang patut Anda waspadai.
1.Mata terasa lelah dan kering
Salah satu gejala paling umum adalah mata terasa perih, kering, berair, atau penglihatan menjadi sedikit buram setelah menatap layar dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena frekuensi berkedip cenderung berkurang saat fokus pada layar.
2.Sering mengalami sakit kepala
Jika Anda mulai sering mengalami sakit kepala setelah bekerja atau belajar menggunakan komputer, bisa jadi penyebabnya adalah ketegangan mata dan fokus visual yang berlangsung terus-menerus. Kondisi ini sering muncul setelah berjam-jam menatap layar tanpa jeda.
3.Sulit berkonsentrasi
Digital fatigue tidak hanya berdampak pada mata, tetapi juga kemampuan berpikir. Otak yang terus menerima informasi dari email, media sosial, notifikasi, hingga rapat virtual dapat membuat fokus menurun dan pekerjaan terasa lebih berat dari biasanya.
4.Tubuh terasa lelah meski tidak banyak bergerak
Menghabiskan waktu lama di depan layar dapat menyebabkan kelelahan mental yang akhirnya memengaruhi kondisi fisik. Anda mungkin merasa lesu, tidak berenergi, atau kehilangan motivasi meski aktivitas yang dilakukan tidak terlalu menguras tenaga.
5.Tidur menjadi kurang nyenyak
Penggunaan perangkat digital, terutama pada malam hari, dapat mengganggu kualitas tidur. Cahaya dari layar serta aktivitas digital yang terus merangsang otak membuat tubuh lebih sulit rileks sehingga waktu tidur menjadi berkurang atau kualitasnya menurun.(*/Stephany)

