MEDIAAKU.COM – Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Australia resmi meluncurkan program KITA SEHAT (Indonesia–Australia Health Transformation Partnership) sebagai bentuk kemitraan strategis di bidang kesehatan.
Melansir laman Kemenkes, Rabu (22/7/2026) Program yang memiliki nilai investasi hingga AUD100 juta untuk periode 2025–2033 ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan primer, meningkatkan ketahanan kesehatan nasional, serta mengembangkan pendekatan One Health dari tingkat pusat hingga daerah.
Peluncuran program berlangsung di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta. KITA SEHAT akan dijalankan dalam dua tahap melalui kolaborasi antara Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian. Pelaksanaannya juga melibatkan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, dengan dukungan dari WHO, UNICEF, dan UNFPA sebagai mitra pembangunan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya setiap bentuk kerja sama internasional memiliki sasaran yang jelas sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, penguatan layanan kesehatan primer harus menjadi prioritas sebelum memperluas layanan rujukan.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan cakupan imunisasi hingga melampaui 90 persen, optimalisasi pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis, percepatan penurunan angka stunting, serta pengendalian berbagai faktor risiko penyakit. Budi juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Australia dalam membantu penguatan sektor kesehatan Indonesia.
Sementara itu, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan bagian penting dari visi transformasi Indonesia sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.
Menurutnya, KITA SEHAT bukan hanya sebuah program kerja sama, melainkan investasi bersama untuk membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang.Ia menegaskan bahwa kemitraan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas nasional melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, dan mitra pembangunan, tanpa menciptakan ketergantungan.
Di sisi lain, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis Australia dalam memperkuat ketahanan kesehatan, termasuk di kawasan Indo-Pasifik. Ia menilai KITA SEHAT menjadi kelanjutan dari hubungan kerja sama kesehatan yang telah terjalin selama lebih dari tiga dekade.
Selama ini, kedua negara telah bekerja sama dalam memperkuat layanan kesehatan primer, mendukung program imunisasi, pengendalian penyakit, peningkatan kesehatan ibu dan anak, hingga membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh.
Melalui program terbaru ini, Australia berkomitmen mendukung penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, perbaikan sistem pelayanan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menghadapi berbagai ancaman kesehatan di masa depan.
Sebagai tahap awal, implementasi KITA SEHAT akan difokuskan di tingkat nasional dan tiga provinsi percontohan, yakni Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua Barat Daya.
Peluncuran program turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah dari ketiga provinsi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi layanan kesehatan yang nantinya dapat diterapkan di wilayah lain.(*/Stephany)

