MEDIAAKU.COM – Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui pengembangan koperasi yang lebih mandiri dan berdaya saing. Salah satu langkah yang dilakukan ialah memperluas akses pembiayaan bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui berbagai skema alternatif di luar perbankan.
Melansir laman Kemenkop, Senin (11/5/2026) Asisten Deputi Pembiayaan Kemenkop, Niken Wulandari, mengatakan pihaknya tengah memperkenalkan sejumlah model pembiayaan fleksibel, seperti modal penyertaan serta kerja sama dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS).
“Pada seminar ini, Kementerian Koperasi akan memperkenalkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada berbagai pembiayaan alternatif di luar perbankan,” ujar Niken dalam seminar “Skema Akses Keuangan Koperasi untuk Peningkatan Ekonomi Desa yang Berkelanjutan” di Semarang.
Menurut Niken, seminar yang diikuti lebih dari 180 peserta tersebut menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antarkoperasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Ia juga menegaskan pentingnya tata kelola yang baik, penguatan kelembagaan, serta peningkatan kapasitas manajemen dan legalitas koperasi agar mampu bersaing dan berkembang secara sehat.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramiyanto, menyebutkan hingga kini telah terbentuk 8.523 KDKMP di Jawa Tengah dan sebanyak 2.462 gerai sudah terbangun sepenuhnya.
Ketua KSU Swaloka, Yoseph Cahyono, menambahkan transparansi dan pengelolaan keuangan yang akuntabel menjadi kunci menjaga kepercayaan anggota dan mitra kerja sama koperasi.(*/Stephany)

